=Hamimeha

Soto Cak Har Rekomendasi Soto Enak Di Surabaya, Nagih!

25 komentar
Konten [Tampil]
Rekomendasi soto enak di surabaya

Hai hai sobat Hamim!

Semoga senantiasa sehat dan bahagia. Kita memang sedang dihadapkan pada kondisi membingungkan sejak serbuan virus asal Wuhan 2020 lalu.

Eits, tapi jangan terlalu memforsir diri. Kita memang tak boleh abai dan tetap waspada. Namun, bukan berarti kita lupa bagaimana cara bahagia bukan?

Nah, sejak setahun pandemin berlalu tampaknya memang Covid-19 ini tak akan cepat diselesaikan. Maka mau tak mau kita disandingkan dengan pilihan new normal dalam hal apapun. Tak terkecuali saat kulineran.

Yup! Ngomong-ngomong tentang kuliner nih, aku ingin memberikan rekomendasi soto enak di Surabaya yang wajib Sobat Hamim coba. Soto asal lamongan ini nyaris tak pernah sepi. Sejak semasa aku kuliah selalu ramai dengan pengunjung.

Sejujurnya aku bukan pencinta soto, namun sejak menikmati soto lamongan ini lidahku cukup bersahabat alhasil jadilah langganan untuk kami makan berama-ramai. Kok beramai-ramai? Yuhui, karena makan soto Cak Har sendirian itu gak asik.

Penasaran? Cuss simak ceritaku di bawah ini!

Sekilas tentang Soto

Tara, Sobat Hamim tahukah pasalnya soto ini merupakan salah satu jenis makanan Cina disebut cau do, jao to, atau chau tu, yang artinya jeroan dengan rempah-rempah. Di abad ke-19 Masehi mulai dikenal di Indonesia, tepatnya di pesisir pantai utara Jawa untuk pertama kalinya, yakni masakan berkuah dengan potongan daging ataupun jeroan. Layak aku sering mendengar soto Lamongan cukup terkenal enak, mungkin karena termasuk dari daerah awal dikenalnya soto ya.

Arti soto menurut KBBI
Nah, seiring berjalan waktu soto mulai dikenal di banyak daerah. Bahkan dikutip dari laman online makanan-indonesia-weebly.com menuliskan Antropolog dari Universitas Gadjah Mada, Dr Lono Simatupang, mengemukakan bahwa, soto merupakan campuran dari berbagai macam tradisi. Di dalamnya ada pengaruh lokal dan budaya lain. Mi atau soun pada soto, misalnya, berasal dari tradisi China. China-lah yang memiliki teknologi membuat mi dan soun, ujarnya.

Penyebaran soto ke berbagai daerah di Indonesia seiring dengan penyebaran manusia. Makanan yang tersebar itu kemudian bisa diterima di tempat lain. Selain itu, makanan juga menyebar karena ada proses industri. Penyebaran ini, lanjut Lono, diikuti dengan upaya lokalitas. Proses lokalitas soto mungkin sama seperti lokalitas Islam maupun Kristen di Indonesia. Inilah yang mengakibatkan muncul berbagai jenis soto di Indonesia.

Yup!

Jadi jangan heran jika soto dengan diikuti nama kota memiliki perbedaan rasa atau penyajiannya ya. Sejauh ini, aku baru merasakan soto daging madura dan soto ayam. Apakah sobat Hamim pernah nyoba rujak soto khas Banyuwangi?
 

Soto Cak Har, Soto Ayam Lamongan di Surabaya Timur

Yes!

Aku pribadi sebenarnya tak banyak memiliki referensi soto yang banyak di Surabaya. Namun berdasarkan getok tular serta didukung oleh mesin pencari gugel. Setiap kali memasukkan kata kunci rekomendasi soto enak atau kuliner di Surabaya maka muncullah soto Cak Har ini salah satunya.
Letak soto cak har surabaya

Jadi, jangan heran juga jika tempatnya juga mulai bertambah. Tak hanya terletak di jalan arif rahman hakim. Soto Cak Har juga membuka cabang di jalan Merr Surabaya. Dengan kondisi tempat lebih bonafit. Bagi para pelancong yang berkunjung ke kota pahlawan pilihan tempat soto cak Har di MERR jadi pilihan yang tepat.

Nah, kenapa sih kok soto cak har jadi rekomendasi soto enak di Surabaya? Yuks deh baca ulasanya yang bukan pecinta soto hehe.

Soto Cak Har Rekomendasi Soto Enak di Surabaya

Jika boleh jujur aku bukan penikmat soto. Semasa kuliahpun jarang beli soto di soto cak Har. Selain tak ramah dikantongku saat itu, aku juga tak terlalu suka soto. Tiap kali makan soto maka perutku bereaksi mules dan berakhir keluar masuk kamar mandi. Pahamkan?

Ini berlaku di semua soto yang aku makan. Inilah aku tak terlalu suka soto, bakso, dan rawon. Makanan berkuah ini sangat tak bersahabat denganku. Meski demikian aku tetap mengkonsumsi mereka dalam jumlah yang tak banyak.

Nah, sejak menikah kebiasaan makan berkuah di atas tak terjadi lagi. Apalagi setelah sering menikmatinya bareng suami. Hwkakakka. Berasa jadi asyik-asyik saja. Termasuk makan soto Cak Har yang dulu sering aku hindari.

Bisa jadi dulu itu efek isi dompet yang menjerit hwkakaka, jadi kepikiran sehabis makan enak perut jadi bergejolak. Agak aneh sih alasannya. Tapi yang pasti aku jadi ketagihan makan soto dan nyaris aku suka sarapan soto khususnya soto Cak Har saat weekend semenjak menikah.

Kok bisa begitu?

Ada beberapa alasan yang membuat kita bisa menikmati makanan selain rasanya. Yuks deh simak ceritaku tentang soto Cak Har!

Lima Alasan Soto Cak Har Rekomendasi Soto Enak di Surabaya

Yuhui, aku kasih lima alasanku secara pribadi ya Sobat Hamim. Dari aku yang kemudian di amini suami bahwa alasanku ini cukup tepat..

Pertama, rasa memang beda

Bicara rasa, aku sendiri beberapa kali merasakan beberapa macam soto ayam yang sama. Untuk rasa memang soto Cak Har berbeda. Makanan yang merupakan makanan berkuah kaya rempah ini di Soto Cak Har sangat berlimpah, kental sekali rempahnya.

Bagi Sobat Hamim penyuka asin, Soto Cak Har akan jadi menu favoritmu. Tak hanya rasa yang memanjakan tapi juga beraneka isian dalam mangkuk yang cukup lengkap. 

Kedua, toping lengkap

Yes! Isian lengkap, daging ayam, jeroan, kulit, telur, dan telur muda selalu jadi favorit pelanggan termasuk kami. Satu porsi menu lengkap ini hanya dibandrol 22k saja. Ehem, cukup puas sih karena memang banyak sekali isiannya.

Selain itu, ketersediaan kecap asin, kecap manis, jeruk, kerupuk, dan koya (krupuk halus untuk taburan di soto) yang menghiasi setiap meja membuat kami para pelanggan dimanjakan mengambil sesuai selera.

Yup!

Ini memfasilitasi pengunjung yang mungkin tidak terlalu suka asin dengan menetralisasi rasanya dengan jeruk. Ehemm, enak bukan! Tak hanya itu, kehadiran semangkok tulang yang disajikan secara gratis sesuai request membuat kami betah untuk menikmati soto Cak Har di tempat.

Ketiga, porsi besar

Yuhuii, dengan harga 22k untuk satu porsi aku pikir ini cukup terjangkau karena ukuran mangkok dan kuah porsi jumbo.

Aku ingat betul semasa kuliah hingga saat inipun kadang tak bisa menghabiskan satu porsi soto Cak Har sendirian. Jadi aku saranin pakai nasi setengah saja deh jika kamu tim makan porsi kecil kayak aku hehee.

Karena porsinya yang jumbo tak jarang aku menemui para pembeli yang berkunjung adalah mereka yang baru saja menyelesaikan olahraga seperti bersepeda. Rombongan keluarga ataupun sekelompok beberapa anak muda untuk makan bersama.
Alasan soto cak har rekomendasi soto enak di surabaya  

Keempat, parkir luas

Aku pikir ini bisa jadi pertimbangan bukan?
Dalam memilih tempat kuliner kondisi tempat dan parkir sering kali jadi salah satu alasan kita datang ke tempat tersebut.

Kabar baiknya, tempat soto cak har cukup luas dengan meja dan bangku panjang di area luar sedang di dalam ruangan meja panjang dengan kursi duduk pada umumnya.

Area parkir juga cukup memadai dengan dua juru parkir yang sigap membantu pengunjung yang ingin makan di sana. Nah, jadi aman ya buat kamu yang menggunakan mobil maupun motor.

Kelima, letak strategis

Wow, aku bisa bilang sih kalo letak dari Soto Cak Har ini memang strategis. Karena terletak di pinggir jalan besar tepatnya pinggiran area Surabaya Timur. Apalagi setelah dibuka jalan penghubung yakni jalan MERR.

Merupakan langkah bijak saat Soto Cak Har membuka cabangnya di ruas jalan tersebut karena mudah ditemukan. Serta tempat yang lebih luas dari Soto Cak Har di jalan arif rahman hakim.  Jadi sangat cocok untuk rombongan wisata deh!

Yup, itulah alasan Soto Cak Har rekomendasi Soto Enak di Surabaya. Berminat untuk mampir?
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

25 komentar

  1. Paling suka dengan soto yang aroma koya nya khas. Ngangenin perut banget.

    Semoga suatu saat bisa nyoba soto Cak har yang dimakan langsung di Surabaya, sambil traveling dan hunting makanan khasnya. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hwkakaka.. inilah salah satu alasan kami senang sekali makan din in di sana karena berlimpah koya

      Hapus
    2. Saya juga pengen banget bisa menikmati soto Cak Har di tempatnya langsung. Pasti berkesan banget ya sebagai orang luar kota kaya aku.

      Hapus
  2. Soto Cak Har ini apakah soto Lamongan mengingat letaknya di Surabaya? Kapan-kapan jika ke Sby, boleh juga mampir untuk mencicipi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, soto cak har ini soto lamongan tapi ada di sby. Kabarnya ini cabang juga, di lamongan juga ada

      Hapus
  3. Betul bangetttt mbak, ini sotonya emang ajiib. Yg cabang Merr ini malah sempat jadi langganan dulu kalo ada acara meeting grup bareng dosen pembimbing. Duh, jadi kangen 😂

    BalasHapus
  4. Sebagai penyuka makanan berkuah, aku jadi tahu apa yang perlu kucari kalau kapan kapan main ke Surabaya. Makasih banyak rekomendasinya Kak Hamim.

    Harganya 22K tapi porsinya banyak dan rasanya enak sih, hitungannya pas lah ya. Racikannya sih yang sejatinya kita beli, bukan sekadar porsi makanannya saja.

    BalasHapus
  5. mauuuu......, auto cari soto Cak Har di bandung

    sayang gak ada, hiks

    udah lama pingin soto dan baca liputan ini, langsung ngeces deh ^^

    BalasHapus
  6. Duuuuuh aku sukaaaaa soto Lamongan, Krn ada koya nya itu mbaaa 😄😄. Bersyukur, di Jakarta ada banyak yg jual. Walopun ga semua enak, tapi ada bbrp yg jadi langgananku.

    Naah cuma soto cak har ini ada cabang di Jakarta ga sih? Soalnya di daerah Jakarta timur pernah liat nama soto Lamongan pake nama cak har . Tapi ga tau rasanya, blm cobain.

    Aku tuh kan besar di Sumatra, tapi skr tinggal di Jakarta. Naah awalnya aku terbiasa Ama soto Sumatra yg bersantan mba. Gurih, tapi memang lebih berat. Kemudian pindah ke Jakarta, dan diajak ke kampung halaman suami di solo, sotonya beda lagi. Bening, tapi rasanya enak. Aku suka juga. Trus diajakin makan soto Lamongan langganan suami di Jakarta, baru kali itu liat kuah soto seperti pake santan, tapi lebih ringan. Trus koyanya yg bikin guriiih , pasti aku taburin banyak 😍😄.

    Kapan2 kalo ada kesempatan ke Jawa timur, pengen cobain lagsung soto Lamongan di sana

    BalasHapus
  7. Yah telat bacanya, kemarin habis pulang dari Surabaya. Entar deh pas kapan-kapan ke sana mampir di Cak Har. 22 ribu seporsi ya ampun murah banget ya. Auto ngiler jadinya

    BalasHapus
  8. Aku sebetulnya hanya doyan sroto Sokaraja wkwk, nggak begitu doyan soto jenis lain. Tapi kalau yang berkoya juga suka. Kebayang seger, gurih, nikmatnya. Kalau ke Surabaya aku mau dong diajakin ke sini qaqa ;)

    BalasHapus
  9. Jadi laper kan..
    Soto nih paling cocok buat sarapan anget2 abis jalan pagi gitu ya, soto Surabaya tuh salah satu soto favorit diantara soto2 khas kota lain

    BalasHapus
  10. wah soto cak Har ini ada di daerah Merr ya? sayang sekali saya belom pernah cicip. padahal dulu saya pernah tinggal di daerah Merr. Lima tahun yang lalu tapi udah lama hehe. Saya termasuk penggemar soto, soto cocok banget dimakan sama nasi putih, dikasi sambel plus kerupuk plus jeruk nipis. hmm yummy

    BalasHapus
  11. Iya, sih, harganya emang ngelebihin harga standar soto. Tapi kalau porsinya gede, isinya banyak, mungkin bisa patungan dengan satu piring nasi masing-masing, heuheu. Duh, langsung ngeces saiyah haha. Tapi kalo saya mah, tetep kudu satu porsi, soalnya gembul wkwk

    BalasHapus
  12. aku berkali-kali ke Surabaya tapi kayaknya belum cobain soto viral ini
    next ah kalau bisa kudu dicobain, soalnya penyuka soto

    BalasHapus
  13. mbak, ternyata itu ya alasan mbak Hamim dulu jaman kuliah enggan makan soto, bakso dan rawon.... perut tak beres setelah makan tiga jenis makanan itu. kwkwkwk..... jebul pengaruh isi dompet juga ya mbak. wajar... harga sotonya premium, tapi wenak yo mbak ? semoga aku ada kesempatan makan soto cak har kalau mampir SbY. amiin

    BalasHapus
  14. soto andalan jaman kuliaaaah, hhaa. Bisa nambah koya sesukanya, dan minta ceker atau balungan, wkwkkwk. Aku rinduuuuuu

    BalasHapus
  15. aku suka banget soto lamongan, rasanya gurih gimana gtu ama bumbunya. Bahkan makan mie instan pun aku suka beli yang rasa soto lamongan. heheh

    Jika ada kesempatan ke SUrabaya, mau ah coba langsung di negerinya.

    BalasHapus
  16. Waah soto yaa?? Auto nyari soto nie, mba Hamim nie pinter banget menggoda orang. Aku pecinta soto kwali dekat rumah soalnya wkwk

    BalasHapus
  17. Daku noted nih ah kalau nanti ke Surabaya. Secara daku pun suka soto mbak, jadi ini rekomendasi yang bermanfaat 🤩

    BalasHapus
  18. Aku pernah lho makan soto Cak Har yang di MERR. Luas banget tempatnya. Lapangan parkir juga luas.
    Sotonya juara deh... Kebersihannya juga oke... Numero uno deh..
    Btw, kalau lewat lamongan, mampir ke Depot Asih Jaya, mbak... Sotonya salah satu soto yang pas untuk mendefinisikan "soto ayam Lamongan "

    BalasHapus
  19. Pernah sekali nyobain soto cak Har, takjub koyanya bisa ambil sepuasnyaaa. Pokoknya kalau dapat kesempatan ke Surabaya lagi, harus banget mampir ke Cak Har. Hehee

    BalasHapus
  20. Temen-temen di Surabaya selalu berburu nih soto. Kalau udah ngomong soto di group, semua bilang soto cak har. Bikin penasaran aja.

    BalasHapus
  21. Aku agak-agak lupa sih, apakah soto yang aku makan ini soto Cak Har atau bukan, soalnya aku di daerah RSI Surabaya makannya.

    BalasHapus
  22. tulisan ini mengingatkan kenangan dikerjain teman²ku. Mereka tahu aku gak doyan soto dan ayam. Mereka memaksaku makan di situ. hm... aku gak pesan apa². males. tapi lama² yang awalnya eneg melihat soto akhirnya lapar juga dan makan. eh ternyata enak

    BalasHapus

Posting Komentar