Senin, 17 Mei 2021

Alasan Tak Suka Membaca dan Cara Mengatasinya

 
Buku adalah duniaku

Aku Gak Suka Baca Buku

"Males ah, baca. Ceritain aja"

"Tiap kali baca buku tuh ngantuk. Apalagi yang nonfiksi"

Oke, mungkin masih banyak lagi argumen yang bikin kamu gak mau nyentuh buku alias membaca.

Aku pribadi sih oke oke aja buat yang gak suka membaca.
Hak tiap orang apalagi tipe audiotori kan ya?
Mendengar lebih nyaman buat dia.

Eh, tapi yuks kita kuliks dikit-dikit deh.
Apa yang membuat orang jadi males baca buku?


Pertama, malas.
Yup, ini memang hambatan terbesar. Jika rasa malas sudah menghampiri maka apapun daya tarik yang diberikan akan gagal. Sebab membaca itu sejatinya lahir dari keinginan pribadi, panggilan jiwa #tsah.

Kedua, gak tertarik. Bisa jadi gak tertarik sama covernya, isinya, atau bahkan penulisnya. Biasanya sih tipe ini karena memang dia pemilih, sudah memiliki genre buku yang  biasa dia baca. Suka-suka moodnya dia sih.

Ketiga, gak biasa. Emang bukan habit dia sejak kecil membaca buku. Tidak dibiasakan untuk mencintai literasi sejak dini. Alhasil, gak terbiasa baca buku lebih suka aktivitas lain. Hal ini sangat besar peran orang tua dan lingkungan sekitar. Jadi, minimnya pengetahuan tentang literasi cukup berpengaruh kepada kebiasaan bahkan karakternya.

Keempat, suka yang instan. Nah, emang sih baca buku itu butuh waktu. Membaca buku perkata dan membuka perhalaman bisa jadi membosankan. "Ceritain aja deh!". Sering dengar pernyatan tersebut? Bisa jadi ia tipe yang suka jalan ninja saat membaca. Ceritain saja!

Kelima, mudah bosan. Nah, bukan tidak mau membaca tapi cenderungnya tak betah jika melakukan aktivitas yang monoton seperto membaca. Alhasil, mudah mengantuk bahkan gak mudah memahami isi buku atau bacaan. Biasanya orang seperti ini lebih suka main game, sebab game lebih menantang. Membuat adrenaliny terpacu.

Daripada membaca buku dengan sekian halaman, tipe ini lebih tertarik dengan memnaca artikel pendek atau caption di media sosial. Sebab dia tak perlu berlama-lama membaca kalimat panjang dari sebuah alur cerita atau tulisan.

Dari kelima alasan di atas kira-kira ada yang kamu tipe yang kamu rasakan? Hehehe.

"Aku sebenarnya pengen bikin anakku nanti suka baca buku," kata seorang teman.
Nah, ada yang kayak gini. Sadar bahwa membaca itu penting apalagi jika ditanamkan rasa sukanya sejak kecil. Aku pernah mengulas di sini.

Nah, anak kecilkan butuh contoh. Ya dari lingkungan terdekatnya, yakni orang tua. Jadi, apakah terlambat jika di usia kalian sekarang terlambat buat menyukai buku?

Gak sama sekali!

Gak ada kata terlambat. Mulai aja dulu!

Nih 5 tips mulai menyukai (membaca) buku:

1. Cari buku dengan isi yang ringan. Artinya, bukunya memghibur, lebih berwarna, atau sesuai dengan yang kamu butuhin. Misal buku-buku motivasi ringan macam buku NKCHTI, komik 99 hadits, dsb.

2. Rame. Yup!
Bisa sih dimulai dengan pilih buku yang rame warnanya, mulai dari cover, isinya penuh warna-warni tulisannya, atau natanya itu artistik. Jadi membuatmu tidak mudah bosan buat membolak balik halamannya.

3. Cari ruang khusus untuk membaca. Bisa sih misal ruang pojok perpus. Kamar saat menjelang sore dekat jendela. Intinya, coba cari tempat yang nyaman di mana kamu bisa nikmati buku itu.

4. Luangkan waktu. Ini perlu dicoba dan lakukan sedikit demi sedikit. Artinya, coba bikin waktu khusus buat membaca semisal 5 menit saja. Lama-lama kamu akan terbiasa, awalnya 5 menit lalu nambah 10 menit, san seterusnya.

5. Ikut club buku atau semacamnya. Carilah circle yang semisi sama kamu. Minimal yang bisa memeprtahankan aura positif untuk mendukung minat bacamu. Gakpapa jika belum se-wow teman segrup atau komunitas. Hargai sedikit demi sedikit pencapaian membacamu.

Jangan baperan!

Buku itu teman setia dan membuka jendela dunia.
Dengan membaca kamu akan menemukan alasan betapa kata-kata itu punya kekuatan.


Jadi, sudah bersiap buat memulai?

Yuks bersiap pilih buku yang akan kamu baca.
Ambil bukunya dan bacalah!


Selamat Hari Buku Nasion 2021!

30 komentar:

  1. Kalau saya berusaha cari buku yang ringan ringan saja dan biasanya mengenai tips atau motivasi gtu. bentuk listicle lebih saya sukai sih kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku dulu suka fiksi mbk. Makin berumur jadi lebih suka yg nonfiksi hahah apa aku butuh motivasi terus ya

      Hapus
  2. Bagus nih tipsnya. Mudah2an bisa diterapkan ke anak2 saya

    BalasHapus
  3. Duh, aku banget ini.. Suka beli buku, tapi bacanya belum pada selesai.. Susah juga ya buat memberikan waktu sebentar buat baca buku.. Harus semangat nih.. Makasih tips nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga belum konsisten kok mbak...tapi ada target sih hanha g terpenuhi hwaaaa

      Hapus
  4. Ikut club atau komunitas beneran bantu banget sih kalau aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes. Sebab satu semangat jadi berasa gak sendirian ya

      Hapus
  5. saya juga awalnya mulai suka membaca adalah dengan mencari buku bacaan yang menarik dan ringan, misalkan hanya lihat gambar saja, lama-lama penasaran bacain keterangannya, lama-lama suka baca deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, betul.memulai dari apa yg kita suka jauh memudahkan ya

      Hapus
  6. duh, aku suka banet baca buku, tapi akhir-akhir ini jadi males karena keseringan nonton ya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho kok samaaaaaaa... sejak kenal drakor eh..

      Hapus
  7. iya nih mbak, bulan mei ini belum tamat buku baru deh. baru 1 fiksi. bismillah ya satu hari satu halaman

    BalasHapus
  8. Kalau anakku memulai rutin tiap sebelum tidur baca buku. Jadi di jam2 lain terkadang dia yg minta dibacakan buku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah keren mbak..ini udah jadi habit berarti

      Hapus
  9. Seringnya sih emang karena malas yaak. Kayak aku inii huhu. Udah kendor semangatnyaa. Harus dipacu lagi nihh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malas itu udah kayak akar ya.. sebab jadi dasar dr alasan yg lain

      Hapus
  10. Aku juga tipe auditory kak kalau belajar tapi aku lumayan suka baca buku. Walaupun akhir-akhir ini baca bukunya nggak serakus jaman SD dulu.

    BalasHapus
  11. Intinya juga dari pembiasaan ya Mbak. Anak harus dibiasakan agar suka berinteraksi dengan buku. Orang tua juga perlu jadi teladan yang baik bagi anak. Btw suka dengan kalimatnya ini "Dengan membaca kamu akan menemukan alasan betapa kata-kata itu punya kekuatan"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes... sebab apa yg anak lihat dr lingkungan itu yg mereka tiru

      Hapus
  12. Intinya, niat dan pembiasaan.

    Emang sih ya, apapun itu, walau hanya sekadar membuat baca menjadi hobi memang harus ada dorongannya dulu. Sedikit dulu. Pelan saja dulu. Mana tau lama lama jadi candu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup niat niat niat.

      Gak cuma mampu tapi mau.

      Mampu beli buku tapi gak mau baca duh sedih

      Hapus
  13. Kalau saya sih jarang baca buku karena udah lama sekali saya nggak ke toko buku lagi. Saya lebih sering baca-baca artikel di internet yang websitenya berkualitas.Sedangkan e-book saya nggak terlalu suka karena matanya cepat lelah apalagi kalau halaman isi ebooknya terlalu panjang.

    Btw, kalau menurut saya sih lebih suka baca buku fisik dibanding yang digital, mbak. Soalnya kalau baca buku tuh udah nyaman banget dan udah gitu covernya juga bagus + wangi bukunya yang bikin saya ketagihan untuk buka bukunya ^^

    BalasHapus
  14. Intinya adalah niatnya ya kak.. hehehehe terus juga harus konsisten, kalau gak sepertinya ga bisa deh.. wkwkwk

    BalasHapus
  15. Yang keenam, lagi kumat reading slump, wkwkwkwk

    BalasHapus
  16. Dulu juga sy pernah gitu, gak tertarik baca buku krna mudah bosan. Eh masuk SMA dan nemu guru yg inspiratif jd terinspirasi dan smpe skrg suka baca buku

    BalasHapus

Maturnuwun sudah berkomentar dengan baik. Kata-katamu cerminan kepribadianmu :)