=Hamimeha

 7 Cara Mudah Mempercepat Loading Website Anti Lola!

Posting Komentar
Konten [Tampil]

Cara mempercepat loading website
"Udah bisa akses websitenya?" Seru suamiku. 

"Masih muter-muter." Jawabku singkat. 

Yups!

Begitulah tantangan yang seringkali dihadapi olehku atau bahkan beberapa orang yang ingin akses website tertentu tapi lamaaaa sekali terbukanya.

Nah, tapi tahukah mengapa hal tersebut bisa terjadi? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Sebagai pelaku bisnis, memiliki website yang tidak sat set tentu bisa memberi kesan user experience yang tidak menyenangkan.

Akibatnya, kesempatan untuk closing bisa gagal. Parahnya lagi, penjualan semakin menurun karena menurunnya tingkat  kepuasan pelanggan dari pelayanan bisnismu. 

Tenang, jangan khawatir ya. Yuks aku coba ulas alasan mengapa website lemot dan bagaimana cara mempercepat loading website. Salah satunya dalam pemilihan cloud server Indonesia .

Yuks simak sampai bawah!

Mengapa Website Lemot Alias Loading Lama 

Yuhuii, perlu Sobat Hamim ketahui bahwa permasalahan utama website lemot adalah server web hosting yang lambat. Umumnya hal ini terjadi dikarenakan jenis server yang website memiliki performa yang buruk sehingga kecepatan loading menjadi tidak optimal. 

Selain itu, kondisi tema yang berat serta pemasangan plugin  dan iklan yang terlalu banyak membuat loading makin lama. Sebab setiap printilan itu pasti membutuhkan request dan memakan bandwith server. Wah makin lemot kan!

Tak hanya itu, ukuran database yang terlalu besar juga bisa menyebabkan loading semakin lama. Aku rasanya Sobat Hamim bisa coba vps nevacloud dalam hal ini. 

7 Cara Mudah Mempercepat  Loading Website

Oke, mari kita urai bagaimana cara mempercepat loading website yang bisa kita lakukan dengan mudah yuks!

Pertama, optimasi gambar 

Mentor blogku seringkali mengingatkan untuk melakukan kompres pada gambar. Optimasi gambar yang dapat dilakukan oleh Sobat Hamim adalah  mengatur skala gambar dengan tepat, memperhatikan alt text yang digunakan, hingga mengkompres size  gambar.

Kedua, optimasi tema website

Sebagaimana aku jelaskan penyebab web lemot. Terkait tema, sebaiknya kita pilih tema yang sederhana namun tetap ada daya tarik buat pengunjung. Gak perlu banyak pernak pernik asal navigasi jelas maka pengunjung akan memiliki pengalaman yang memuaskan. 

Ketiga, cermati plugin yang dipakai 

Yups! 

Plugin memang memudahkan pekerjaan kita mengelola website. Namun, perlu dipertimbangkan apakah plugin tersebut benar-benar dibutuhkan? Memiliki banyak plugin tidak akan berpengaruh langsung ke kecepatan website Sobat, namun beresiko penginstalan plugin yang memiliki akibat buruk.

Keempat, rutin melakukan perawatan website

Duh, poin keempat ini memang butuh konsistensi ya Sobat Hamim. Akan tetapi, perawatan yang  rutin bisa menjaga agar performa website tetap stabil. Hal-hal yang bisa dilakukan saat perawatan adalah memastikan plugin yang dipakai tetap update, menghapus revisi postingan lama, dan komentar spam yang ada.

Kelima, kontrol revisi postingan

Masih nyambung dengan poin ke-4 ya. Jadi, perlu Sobat Hamim ketahui bahwa ketika Sobat Hamim melakukan revisi padai sebuah post di WordPress maka WordPress akan menyimpan semua revisi yang kamu lakukan pada draftnya dengan jumlah sebanyak kamu merevisinya. 

Nah, sebaiknya revisian-revisian tersebut dihapus setelah post di publish agar tidak memenuhi ruang penyimpanan dan berakibat pada loading yang lama. 

Keenam, optimasi widget 

Umumnya, orang menggunakan widget agar mudah jika mau share postingannya. Namun tahukah Sobat Hamim bahwa beberapa widget perlu melakukan loading JavaScript atau CSS ketika mereka sedang menjalani render. Ini biasa terjadi pada widget Facebook, Twitter, dan Google+.

Jadi, sebaiknya langsung update ke server jika tidak sering-sering update. Tujuannya agar tidak bergantung pada server eksternal, dampaknya pada waktu loading website kamu akan mengalami peningkatan.

Ketujuh, pilih hosting yang tepat

Jika poin 1 hingga ke-6 bisa dilakukan oleh Sobat Hamim langsung bahkan sepanjang proses mengelola website. Untuk poin ke-7 ini, Sobat Hamim sudah harus memikirkan jauh sebelum memutuskan membuat website. 

Pastikan memilih hosting yang menggunakan hosting dengan kualitas tinggi. Sebab hal ini akan berpengaruh pada pengelolaan websitemu khususnya dalam kecepatan aksesnya. Sebaiknya pilih hosting yang memberikan menggunakan layanan cloud hosting dengan standar kecepatan yang tinggi dan memiliki berbagai macam fitur. 

Ciptakan Pengalaman Memuaskan dengan Akses Website Sat Set

Pasalnya, penelitian dari google menyebutkan 53% pengunjung akan meninggalkan website yang dikunjungi jika loadingnya lebih dari 3 detik. 

Wah, jika menyimak hal tersebut maka kita bisa menjadikan loading cepat sebagai prioritas dalam mengelola websitemu ya Sobat Hamim. Jangan tergiur visual yang wah, tapi membuat websitemu lola alias loading lama. Akibatnya, websitemu jadi sepi. 

Mari kita ciptakan user experience yang memuaskan dengan pelayanan loading yang sat set. Pastikan Sobat Hamim bisa mempraktikan  cara mudah mempercepat website di tulisan ini ya!!  Semoga bermanfaat!

Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

Posting Komentar

Popular