=Hamimeha

Wejangan Sukses Lomba Blog Ala Deddy Huang, Anti Capek!

25 komentar
Konten [Tampil]
Wejangan sukses lomba blog ala Deddy Huang
"Menang Kagak, Sakit Iya!"

"Menang Tapi Badan Remuk"

Pilih yang mana?

Mau ngakak takut dosa tapi ini fakta, sejarah perjalanan panjang petualangan sang juara I lomba blog Indihome 2021 ini luar biasa. Lika liku perjuangannya menjajaki berbagai lomba sejak 12 tahun lalu menjadi dongeng yang sarat hikmah.

Nah uniknya, semangat Ko Deddy ikut lomba blog itu karena ingin jalan-jalan tapi terkendala finansial. Akhirnya, hal tersebut membuatnya bersemangat buat ikut lomba. Siapa tahu bisa mengantarkannya traveling nol rupiah. Berkat kesungguhannya, mimpi itupun terealisasi.

Eits, sayangnya gak semua lomba blog yang beliau ikuti pasti dimenangkan. Meskipun demikian, berdasarkan pengalaman lalu lalang mengikuti bermacam lomba dari yang tekno hingga beauty, membuat Ko Deddy memberikan kami banyak wejangan seputar lomba blog.

Rupanya lomba blog itu bukan sekadar menang kalah dalam kompetusinya. Akan tetapi menang melawan ego diri. Jleb!

Yups, alih-alih membahas jurus jitu menang lomba rasanya aku kayak dinasehati deh wkakaka. Penasaran tidak sama apa saja poin nasihat dari blogger asal Palembang ini?

Yuks simak wejangan sukses lomba blog Ala Ko Deddy di bawah ini ya Sobat Hamim! Baca sampai tuntas biar gak rugi wakaka.

Kenapa Harus Ikut Lomba Blog?

Kenapa perlu ikut lomba blog
Jika ada pertanyaan,” Apa alasanmu ikut lomba blog?” Mungkin jawabannya akan beragam ya, tergantung niat atau tujuannya. Sebagaimana Ko Deddy yang ikut lomba blog dengan motivasi ngejar hadiah berupa “barang” incaran. Beliau menuturkan dalam rangka mendapatkan hadiah “smartphone” itu kemudian menjadi triggernya mengikuti lomba blog meski akhirnya tak tembus sebagai pemenang.

Alasannya agak lucu, sebab memang lombanya targetnya buat kaum hawa namun masih saja diikuti Ko Deddy hahaha. Ya, begitulah petualangan yang pada akhirnya jadi cerita lucu dan tentu berkesan bagi yang bersangkutan. Bersyukurnya, malam ini aku bisa menyimak petualangan blogger asal Palembang ini.

Dan tahukah Sobat Hamim, aku banyak mencatat petuah yang membuatku tersadar akan suatu hal yakni sebuah kesadaran bahwa ngeblog itu sebuah proses. Jika ingin berumur panjang bersama blogmu maka temukan bagaimana menikmati bertumbuh bersama blogmu, salah satunya dengan ikut lomba juga sih hehe.

Nah, kembali ke pertanyaan mengapa harus ikut lomba blog? Jawaban paling fundamental menurutku sih sebagai media kita untuk terus bertumbuh bersama blog kita. 
Sebab dengan mengikuti lomba blog secara tidak langsung kita sedang men-challenge diri untuk mengetahui sejauh mana sih kualitas tulisan kita hingga bisa bikin juri jatuh hati. Dengan lomba blog kita akan dipaksa belajar membuat tulisan yang unik, menarik, dan taat dengan aturan yang berlaku. Gak mudah bukan?
Yups, itulah seninya lomba blog. Jika terlalu ambisius namun tidak diiringi dengan proses belajar yang sungguh-sungguh maka akan berakhir dengan kekecewaan. Sebab lomba blog itu menguras energi banget. Dari mulai riset, mencari ide unik, menemukan perspektif dari sudut pandang yang berbeda, belum lagi jika harus mengulik banyak sisi agar tulisan kita kaya, padat, dan berisi.

Dengan proses yang cukup panjang dan ekspektasi tinggi tentu akan membuat kita sakit jika sampai terjatuh, analogi sederhana jika kita terlalu ambisius mengejar kata “Menang” dalam setiap kompetisi. Aku senang sekali menghadiri webinar yang diadakan oleh Indihome dengan pemateri Ko Deddy yang asyik dan bijak sepanjang menyampaikan materi.

Alih-alih dikasih jurus jitu menang lomba blog, aku lebih merasa kayak dinasihati hahaha.
Semacam ini, “Lomba blog itu bagian dari prosesmu bertumbuh selama ngeblog. Nikmatilah, santai sajalah!”
Ah, aku merasa bulan lalu hetic sekali. Aku melewatkan beberapa kesempatan lomba yang sudah aku rencanakan untuk ikut berpartisipasi di dalamnya. Namun ternyata, banyak hal yang membuat aku harus membuat skala prioritas. 

Seakan akan aku sedang berperang melawan egoku sendiri. Dan webinar malam ini mengingatkanku kembali tentang alasan ngeblog di awal dulu.

“Kamu lagi ngejar apa sih Hamim?”

Yups, orang bijak pernah berkata bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Dan untuk mendapatkan guru terbaik kita tak perlu mengalaminya sendiri bukan? Dan pengalaman berliku yang sudah paparkan oleh Ko Deddy malam ini menjadi pelajaran berharga bagiku.

Yups meski demikian, aku tetap menyarankan Sobat Hamim buat ikutan lomba blog sih. Apalagi nih, jika ada pembekalan dan kesempatan yang available untuk bisa kita persiapkan menuliskannya. Jangan takut kalah, tapi menyesalah jika tak pernah mencoba.

Ketahuilah, separo keberhasilan dari ikut lomba blog itu ya ikut berpartisipasi dalam kompetisinya. Belum mencoba sudah menyerah itu namanya kalah sebelum berperang hehehe. Sebab ikut lomba blog itu banyak kok manfaatnya. Seperti yang dituturkan oleh Ko Deddy Huang di webinar “Cara dapatkan penghasilan 200 juta dari lomba blog” malam ini.

Lima Alasan Perlu Ikut Lomba Blog


Yups, alasan yang akan aku jabarkan ini merupakan kombinasi dari isi materi dari yang disampaikan oleh Ko Deddy dan versi aku ya Sobat Hamim. Semoga bisa memantik semangat Sobat Hamim untuk semangat ikutan lomba blog.

Lima alasan perlu ikut kompetisi ngeblog, antara lain:

Alasan perlu ikut lomba blog
Pertama, media membangun aktualisasi diri


Ehem, aku rasa memang penting sih bisa ikutan lomba blog sebab dengan kita berpartisipasi maka nama kita sudah dikantongi oleh panitia. Hal ini menguatkan diri kita sebagai seorang blogger bukan?

Apalagi jika sampai nama kita berada di deretan para pemenang. Wah, sebuah portofolio yang cukup membanggakanlah ya. Namun, sejatinya lebih dari itu semua ketika kita ikut lomba blog kita sedang meyakinkan pada diri kita sendiri bahwa sebenarnya kita bisa kok berjuang seperti yang lain.

Menang dan kalah itu urusan bagaimana juri menilai. Akan tetapi versi kita adalah “Selamat kamu sudah berhasil melawan egomu untuk terus mager, malas, insecure, dan segudang alasan lainnya.” Yup, begitulah!

Kedua, menguatkan eksistensi diri


Kata Ko Deddy, lomba blog itu ajang pamer. Mau pamer apaan? Kita memamerkan kualitas konten dan design blog kita. Secara tidak langsung kita ikut tampil di ajang kompetisi maka itu artinya kita sedang menunjukkan kepada dunia, “Hei ini lho aku!”. Ya,sederhannya begitulah ya hahaha.

Bonusnya, keikutsertaan kita dalam lomba blog memaksa kita jadi punya bahan untuk ngisi konten di blog kita hehe.

Ketiga, sarana mengukur kemampuan

Oho, maksudnya apaan sih? Seorang blogger yang telah lama terjun di dunia blogging pernah menyampaikan, cara paling mudah mengukur sejauh mana perkembangan kualitas ngeblog kita adalah dengan berkompetisi. Sebab jelas, ada tim penilainya dan tulisan kita akan masuk meja kurasi mereka.

Jika menang maka itu artinya tulisan kita dipandang sudah berkualitas versi juri lomba tersebut. Sebaliknya, jika belum berkesempatan menang maka bisa menjadi sarana belajar dan evaluasi diri untuk terus mengupgrade kemampuan kita dalam dunia tulis menulis terutama blogging.

Kita bisa belajar dari tulisan para pemenang. Kuncinya jangan terlalu baper! Capek sendiri! Sedih boleh, kecewa juga boleh tapi jangan lama-lama.”Dibawa santai saja, kalah ya gak papa belum rezekinya. Mungkin rezekinya di kesempatan yang lain,” celoteh bijak Ko Deddy di program internet Talk Eps#2 Indihome ini.

Belajar dan berjuang lagi yuks. Positive vibes banget kan ya hahaha.

Keempat, membuka peluang baru

Nah, kalah mungkin bikin kesel. Tapi tahukah Sobat Hamim, bisa jadi dengan kalian ikut lomba blog dan mengulas sebuah brand. Namamu bisa masuk catatan mereka. Di lain kesempatan bisa jadi Sobat Hamim akan mendapatkan tawaran untuk mereview produk tanpa harus ikut lomba.

Nah kan, jadi jangan berkecil hati ya. Sebab semakin kemampuan menulis kita meningkat, insya Allah akan selalu ada peluang. Satu pintu tertutup, akan ada pintu-pintu lain yang terbuka. Kuncinya, jangan menyerah!

Kelima, hadiah sebagai bonus

What? Bukankah hadiah merupakan target utama ikutan lomba?

Nah, inilah yang membuat kita kelelahan dan mudah payah ikut lomba karena targetnya menang terus. Padahal nih, kemenangan itu seiring dengan meningkatkan kualitas tulisan kita kok.
Perlu Sobat Hamim ketahui, semakin kita terlalu berambisi maka akan mudah pula untuk patah hati.
Akibatnya, malas buat ikutan lomba blog lagi. Padahal melalui lomba blog kita sedang memberikan perspektif yang berbeda kepada pembaca. Jadi, poin pentingnya sebenarnya adalah bagaimana tulisan kita ini kaya akan informasi, kebermanfaatan, dan keunikan yang membuat orang jadi lebih punya wawasan baru.

Bagaimana dengan hadiah? Itu apresiasi yang diberikan oleh penyelenggara atas kerja keras kita memberikan tulisan yang sesuai dengan harapan mereka. Itulah kusebut bahwa hadiah adalah bonus. Patutlah kita menyebutnya sebagai bentuk syukur. Kerja keras kita dikasih bonus hadiah. Masya Allah kan ya!

Kalaupun belum rezeki menang, kita sudah menang atas ego diri kita sendiri. Nah, lima alasan mengapa harus ikut lomba blog sudah aku paparkan dengan gamblang. Apakah masih ragu nih Sobat Hamim? Masih gak sepakat jika hadiah itu bonus. Oke, baca ulasan selanjutnya ya!


Prinsip Mutualisme Di Lomba Blog

Setelah beberapa kali mengikuti lomba blog, aku sebenarnya mulai menyadari akan satu hal. Miripnya brief dengan rules atau kriteria lomba. Adanya kata kunci, link dengan anchor tertentu, dan lain sebagainya. 

Awalnya aku berpikir ya mekanisme lomba pada umumnya kan demikian. Akan tetapi, di webinar malam minggu ini semakin menguatkanku bahwa sejatinya dalam lomba blog itu menganut prinsip mutualisme. Yakni saling menguntungkan dari kedua belah pihak. Ini versiku seperti itu sih ya sederhananya. Apa keuntungannya dari masing-masing pihak?

Bagi pihak penyelenggara, sejatinya mereka sedang memberikan kepercayaan para blogger untuk menyebarluaskan campaign mereka. Hal ini juga dipertegas oleh Ko Deddy di ulasan materinya. Sebab kondisi dunia ngeblog saat ini jauh berbeda dengan di masa beliau awal ngeblog 12 tahunan yang lalu. Sehingga adalah sarana beberapa pihak untuk melibatkan para blogger dalam salah satu aktivitas mereka.

Prinsip lomba blog
Bagiku cukup fair sih, jika kita menang ya dapat apresiasi berupa hadiah-hadiah yang memang telah disediakan pihak penyelenggara. Walaupun masih belum berkesempatan untuk menjadi pemenang , keuntungan bagi para blogger adalah mereka dapat bahan untuk menulis sehingga bisa mengisi konten blog nya agar tak menjadi sarang laba-laba.

Pun sekaligus menjadi sarana belajar sebagaimana aku sampaikan di awal dan berulang-ulang tadi ya. Nah, terus ada tips dan trik khususkah yang bisa membuat kita agar bisa menang lomba blog.

Ko Deddy menyampaikan, “ Sejatinya tidak ada resep khusus untuk bisa menang lomba blog. Sebab tiap orang punya gayanya sendiri ketika menulis.” Eits, tapi jangan berkecil hati ya Sobat Hamim.
Sebab ada pesan dari blogger yang juga suka travelling ini, “ Buatlah tulisan yang ada “ruh”nya. Tulisan yang ada jiwanya itu biasanya disajikan dalam bentuk storytelling. Meskipun bentuknya bercerita tetap tak boleh bertele-tele harus tetap to the poin.”
Ditekankan oleh Ko Deddy pesan yang menurutku penting sih buat kita ingat, “Jangan terlalu membawa sosok kesedihan dalam lomba blog.” Alih-alih menyentuh hati juri malah jadi gimmick marketing, wah jangan ya!

10 Catatan Ikut Lomba Blog Ala Deddy Huang

Yuhuuui, meskipun Ko Deddy menekankan berkali-kali tidak ada tips dan trik khusus seputar menang lomba blog. Namun blogger asal Palembang ini memberikan 10 catatan yang bisa kita perhatikan ketika mengikuti lomba blog.

1. Cari informasi mengenai penyelenggara lomba
2. Perhatikan persyaratan lomba
3. Mencari bahan tulisan sesuai tema
4. Buat tulisan yang sistematis
5. Buat tulisan yang selengkap mungkin
6. Pemilihan sudut pandang
7. Buat konten yang original
8. Bisa disertai gambar/infografis pendukung
9. Periksa tulisan yang dibuat
10. Bukan plagiat

Dari ke-10 catatan di atas, aku paling menyoroti penjelasan poin ke 5, 8, dan 10.

Di poin buat tulisan selengkap mungkin bukan berarti kita harus menulis banyak dan panjang. Maksudnya lengkap di sini dari sisi informasi yang ingin kita sampaikan, termasuk dalam penngolahan kata. Berkaitan dengan poin ke-8, infografis fungsinya adalah sebagai pemanis. 

Namun di sisi lain, infografis merupakan pelengkap sebuah tulisan yang tak bisa disajikan dalam bentuk kata sehingga tersampaikan melalui visual. Catatan dari Ko Deddy malam ini adalah jangan terlalu rame. Buatlah infografis secukupnya.

Sedangkan poin ke-10, ini tentang sebuah kejujuran. Termasuk pentingnya memiliki originalitas ide tulisan. Bedanya dengan poin konten yang original artinya kita menulis sendiri sedangkan poin ke-10 lebih ke ide atau gagasannya.

Jangan mencuri atau menduplikat gagasan orang lain, meskipun menang sungguh itu bukanlah suatu hal yang membanggakan.

Poin yang tak kalah penting dari catatan Ko Deddy perihal lomba blog adalah harga sebuah kejujuran. Sebab rupanya dalam lomba blog juga ada sisi gelapnya. Seperti adanya penyelenggara lomba blog abal-abal, adanya pemenang insider, dan lain sebagainya.

Kejujuran dalam lomba blog
Nah, kejujuran dari sisi kita sebagai peserta adalah jujurlah pada diri sendiri. Jangan curang, salah satu bentuk kecurangan yang kadang dianggap “wajar”. Misalnya, ada yang sudah submit lomba ternyata masih melakukan editing sana sini dalam tulisannya. Nah, ini ternyata masuk dalam kategori curang lho!

Wejangan Ko Deddy Huang kepada kami di webinar tadi, “ Saat ikut lomba setelah submit ya sudah selesai, lupakan, usahanya beralih pada doa.”
 

Wejangan Seputar Lomba Blog Based On True Story


Yups, sudah hampir di ujung ulasanku nih Sobat Hamim. Tapi ada hal yang paling krusial yang menjadi wejangan sukses lomba blog ala Deddy Huang yang harus aku sampaikan ke kalian. Aku tulis based ont true story karena ini semacam sebuah insight dari petualangan Ko Deddy berjuang di arena kompetisi lomba blog dan membuatnya sempat melakukan sebuah perenungan sehingga akhirnya tercetuslah pemikiran berupa pernyataan, 

"Mari kita ciptakan iklim dengan aura positif ketika mengikuti lomba blog, kita enjoy dengan prosesnya, dan merasakan keseruan saat berpartisipasi di dalamnya. Melalui lomba blog kita belajar menghadirkan persepktif yang baru bagi kita maupun dari sisi pembaca."

Nah, ini momen penting sebelum Sobat Hamim memutuskan untuk ikut lomba blog, silakan tanyakan pada diri kalian terlebih dahulu. “ Apakah kamu mampu ikut lomba itu?” Jika jawabannya adalah iya. Maka lanjutkan dan nikmatilah prosesnya.

Kenapa pertanyaan ini penting? Sebab saat kita memang sudah berniat dan bersemangat untuk ikut lomba blog tertentu karena mungkin temanya sesuai dengan kehidupan kita sehari-hari, ada bekal atau persiapan untuk menulisnya maka silakan lanjutkan.
Perlu aku ulangi sekali lagi, bahwa ikut lomba blog itu butuh energi besar. Jangan memaksakan diri jika tak mampu. Akan tetapi jika sudah berniat dan merasa mampu untuk ikut lomba blog maka bersungguh-sungguhlah. Ini adalah aura positif sebuah kemenangan.
Sekaligus menjadi trigger buat kita membuat tulisan yang mengalir. Hal ini tidak akan menjadi beban bagi Sobat Hamim semua. Kisah pelik yang Ko Deddy bagikan namun bisa kita ambil pelajaran adalah beliau berani memutuskan untuk tak ikut suatu lomba yang sebenarnya sangat ingin diikutinya.

Dikarenakan pria berkacamata ini merasa tak memiliki kemampuan untuk mengangkat tema yang dikompetisikan. Maka Ko Deddy meikhlaskan untuk tidak ikut dan berjuang di lomba-lomba yang lain.

Yups, lomba blog itu banyak sekali pembelajaran kehidupan untuk kita. Sebuah pembelajaran tentang bagaimana menekan ego yang terlalu tinggi dalam diri kita. Eits, tapi Sobat Hamim jangan sampai melewatkan lomba blog yang topiknya related banget dengan dunia kita ya!

Lomba blog indihome
Taraaaa, kabar baiknya saat ini ada lomba blog yang sedang digelar oleh IndiHome lho! Total hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah dan kesempatan menangnya besar kok. bakalan ada puluhan pemenang sebab ada banyak kategori yang bisa Sobat Hamim pilih.

Ehem, dengan bekal webinar malam ini insya Allah aku bakal ikutan lomba blog yang diadakan oleh IndiHome ini. Ada beberapa topik yang sangat dekat dengan kehidupanku sebagai seorang ibu maupun blogger. Yeay! Yuks Sobat Hamim ikutan juga yuks!
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

25 komentar

  1. nah ini nih yang dibutuhkan para pejuang lomba teman-teman blogger yang pengen banget ikutan lomba tapi kurang pede seperti saya, semoga bisa bermanfaat tips nya. mau lebih rajin lagi deh ikutan lomba blogger.

    BalasHapus
  2. Masya Allah bermanfaat sekali tulisannya mbk, semakin bersemangattt untuk ikutan lomba blogšŸ„°

    BalasHapus
  3. Asyeeekk langsung ngeri ngeriiii nih yg bacaaa mba Hamim, kemarin aku ikut webinarnya juga tapi ngga dari awal, huhu. baca ini jadi tahu di awal bahas apaan koh Deddynyaa :D

    BalasHapus
  4. Aku seperti ngga berkedip juga lho dengerin Koh Deddy ini. Beneran ngalir, nonjok, membuka wawasan, dapat insight, semua jadi satu. Kalau mba Hamim ngejar apa sih ikut lomba blog? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama nantang diri sendiri kedua ngejar hadiah ketiga bonus nambah portofolio (ini kpikiran baru2 ini sih). Dan....mendapat wawasan baru bahwa ternyata lomba blog tuh membuka wawasan kita buat memiliki persepktif yang beda

      Hapus
  5. Makasih banyak atas informasinya mengenai lomba blog ini, sangat bermanfaat. Sehingga saya semakin semangat dalam menulis blog.

    BalasHapus
  6. Duh, MAs Deddy Huang sang langganan jawara ngeblog... Seneng banget baca tu;lisan-tulisan beliau yang ngalir dan tak terduga mau dibelokkan ke mana, hehehe.... Teknik story telling nya benar-benar lihai. Sudah gitu gak pernah ninggalin KBBI dan Puebi. SEO apalagi... Makasih ya mbak... TFS

    BalasHapus
  7. Wah, jelas banget penjelasannya.. Kmarin gak ikut zoom nya jadi ikut sedih.. Tp setelah baca artikel ini jd tau isinya ternyata dalem banget ya.. Pingin ikitan lomba jg nih aku, semangat yukkk..

    BalasHapus
  8. Wah senangnya bisa dapat nasihat dari jawara lomba Koh Deddy Huang.
    Memang ikut lomba blog itu banyak manfaatnya.
    Untuk bagian setelah menang job jadi berdatangan saya alami sendiri.
    Semangat Mb Hamim yuk ikutan lomba blog IndiHome. Semoga sukses yaa

    BalasHapus
  9. Ya ampuunnn ini ilmu dagiiinggg
    Padat bergizi bgt.
    Makasii sharing nya yaaa

    BalasHapus
  10. ayo Ndang praktek ilmunya mbak hamim, biar jadi penerus langganan juara lomba. go go go , design mbak hamim bagus, story' tellingnya juga Mantul,.... lanjutkan mbak

    BalasHapus
  11. terima kasih ya mbak sudah berkenan buat menulis isi dari webinar kita kemarin malam. semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  12. Pejuang lomba blog jangan patah arang , jangan patah semangat. Biasanya motivasi utama ngikut lomba blog memang iming-iming hadiahnya sih yaaa. Hahahah. Tapi bener, kalo udah submit tulisan, lupain. Enggak usah terlalu berambisi. Santai aja. Di sini kadar insecurity kita diuji. Kalah bukan berarti kita enggak diakui, atau jelek. Cuma belum beruntung. Kayak undian, belum beruntung ya coba lagi di kesempatan lain. ^__^

    BalasHapus
  13. Nah ini yang aku cari! Udah save banyak info lomba blog, akhirnya cuma jadi simpanan. Nggak terealisasi gara-gara insekyur wkwk. Wejangannya Ko Deddy mantapps

    BalasHapus
  14. Lomba blog terakhir kali saya ikutan tahun lalu, belum ikutan lagi. Seringnya ikutan lomba blog akhirnya membuat saya percaya kalau rezeki itu sebanding dengan upaya memberikan yang terbaik. Nice tips Mba Hamim. Trims ya udah bikin saya semangat lagi untuk mencoba ikutan kembali lomba ngeblog.

    BalasHapus
  15. Wah, pas banget nih. Aku lagi butuh asupan semangat untuk ikut lomba blog lagi. Biasanya aku cukup rajin ikut lomba blog, ya walaupun gak menang banyak hal lain yang bisa didapat. Tetapi tahun ini, entahlah malas bener.

    BalasHapus
  16. Wah mantap Uda ditulis di blog
    Baca ini jadi lebih semangat buat ikutan lomba blog

    BalasHapus
  17. Aku jadi tertampar karena jarang banget ikutan lomba blog. Deddy huang ini memang bagus banget sih tulisannya, dan beliau memang ramah banget, sempet ketemu di acara launching, beliau banyak cerita yg asik!

    BalasHapus
  18. Untuk menjadi pemenang lomba tentu gak instan yaa..
    Tapi pastinya sekalinya menang, maka mengikuti kompetisi lainnya layaknya mengayuh sepeda, jadi terasa lebih ringan di kayuhan-kayuhan berikutnya.

    Wejangan Ko Deddy sangat bermanfaat sekali.
    Memacu semangat para blogger untuk menantang diri sendiri memberikan karya yang baik dan mengedukasi.
    Yakin deh, tema lomba blog itu banyak yang evergreen, sehingga bagus bagi kesehatan blog.

    BalasHapus
  19. suka pas kalimat, "Perlu aku ulangi sekali lagi, bahwa ikut lomba blog itu butuh energi besar. Jangan memaksakan diri jika tak mampu."
    Mau memantaskan diri dulu ah biar bisa ikut lomba blog

    BalasHapus
  20. Koh Deddy ini keren banget sih, udah langganan juara lomba. Tiap bikin postingan lomba emang total banget, unik, dan seringnya ceritanya ya mendalam. Senangnya yaa bisa dapat tips dan trik langsung di yang langganan juara lomba, thanks Koh Deddy udah mau sharing tipsnya.

    BalasHapus
  21. Masya Allah mb Hamim..tapat sekali aku baca ini..
    Lagi ingin menchallenge diri untuk ikut lomba blog...makasih mb resumenya..

    BalasHapus
  22. Nggak dipungkiri kalau aku ikutan lomba pasti naksir hadiahnya dulu. Kedua buat mengukur kemampuan diri sejauh mana kualitas tulisanku. Lama lama aku anggap hadiah atau menang sebagai bonus, yang penting aku sudah tau sejauh mana kemampuanku dan terus semangat

    BalasHapus
  23. Yeay dapat insight Baru dari Ko Dedy. Meski aku ga ikutan webinar ya, untung dapat banyak dari Mbak Hamim. Aku banyak belajar dari blog Ko Dedy. Keren

    BalasHapus
  24. Wah sayang banget ketinggalan obrolannya. Untung udah direkap sama mbak Hamim. Makasih ya mbaaak.

    BalasHapus

Posting Komentar