Selasa, 22 Juni 2021

Bermanfaat Lewat Tulisan, Ngeblog Yuks!


Hai Sobat Hamim, lama tak nulis ya. Kali ini aku mau ngenalin nih salah satu sobat Hamim. Cewek asal Banten ini doyan nulis-nulis gak jelas katanya. Eits, tapi dia punya cita-cita mulia yakni bermanfaat lewat tulisan.


Berbagai media berbagi bermanfaat lewat tulisan


Wow, kabarnya cewek kelahiran 22 tahun silam ini sudah di pondok sejak usia belasan. Pasalnya, si doi tipekal orang yang kaku jika di depan kamera. Tapi kalau nulis berasa ngomong. Lancar bener, tukasnya. Hwkakaka bisa aja! Ada yang samaan?

Rabu, 09 Juni 2021

Suami, Blog, dan Waktu


Hai hai, sobat Hamim?
Alhamdulillah, semoga sehat selalu ya. Kali ini judulnya macam judul film FTV ya. Karena emang mengandung curhat hehehe. Semoga gak lelah baca curhatan receh aku. Kali ini aku mau cerita  tentang suami, blog, dan waktu. Ops! Kok pakai ada suami segala hehehe. Yuks deh cuss baca!

Jumat, 04 Juni 2021

5 Kunci Sukses Ngeblog Sebelum Bloging


Tulisan ini aku dedikasikan  buat kalian yang mau nyoba terjun di dunia blogger. Tulisan ini dibuat berdasarkan dari pengalaman pribadiku dan sedikit referensi yang aku coba petik dari materi yang aku dapat. Aku coba menuliskan 5 Kunci Sukses Ngeblog Sebelum Bloging.

Awal Aku Ngeblog

Kamis, 27 Mei 2021

Belajar Pola Asuh dari Kdrama Its Oke Not To Be Oke

Belajar Dampak Pengasuhan dari Kdrama Its Oke Not To be Oke



Bagiku yang bukan pecinta drakor. Memilih dan memilah drama mana yang ingin aku tonton memang agak sulit. Mengingat banyaknya judul kdrama yang tayang dan hampir bersamaan. Kecuali, kalau dramanya mengandung nilai parenting atau bertema keluarga.

Sabtu, 22 Mei 2021

Kunci Mewujudkan Pola Asuh yang Tepat

 Anak Bukan Ajang Pembuktian


"Anakmu tidak untuk membuktikan apapun!"

Yup!
Jadi ceritanya beberapa waktu lalu ikutan salah satu webinar tentang pola asuh yang tepat.
Caption yang di atas  adalah pernyataan beliau. Tertohok uey!

Serius!
Dan yang nampol-nampol tuh penjelasan si pemateri berkaitan keseharian kita yang tanpa sengaja itu menciptakan "kenangan tak menyenangkan" bagi anak.

Tentu hal ini akan terbawa saat mereka dewasa.