=Hamimeha

Catatan Akhir Tahun 2021, Cerita Tentang Syukur dan Sabar!

18 komentar
Catatan akhir tahun 2021
Hai Sobat Hamim, semoga sehat bahagia ya!

Kali ini mau sedikit mengingat perjalanan selama tahun 2021. Sebagai bentuk reminder serta persiapan sambut tahun baru 2022.

Bismillah, inilah catatan akhir tahun 2021, cerita tentang syukur dan sabar. Ah, jadi ingin mengutip kata-kata Khalifah Umar Bin Khattab.

“Jika sabar dan syukur itu adalah dua kuda tunggangan, maka aku tidak peduli aku harus mengendarai yang mana”

Jleb banget sih!

Aku jadi menimbang-nimbang bahwa memang hidup itu terdiri dari gunungan syukur atau serpihan sabar? Harusnya sama banyaknya ya, kita harus memupuk tinggi syukur dan meluaskan sabar. Meski sungguh itu tak mudah!

Suatu kali aku pernah jungkir balik bahkan menangis tengah malam karena suatu hal. Lain waktu, sujud syukur penuh bunga karena bertabur pujian. Ah, kiranya kita perlu ingat janganlah berlebihan akan sesuatu. Mari kita refleksi diri!

Yup, inilah kucoba tuliskan pencapaian dan coretan langkah mungil seorang Hamim. Semoga apa yang aku tulis bisa memberi manfaat dan kebaikan.

Berawal dari sebuah azzam, langkah mungil pertama


Yup!

Aku ingat betul di awal tahun 2021, berbekal pengalaman belajar menulis ala kadarnya. Aku beranikan diri untuk mencoba membuat keputusan dalam hidup.

"Aku ingin jadi blogger profesional!"

Kunci menjaga komitmen
Keputusan aneh, padahal saat itu untuk membedakan apa itu backlink dan permalink saja aku tak bisa. Hwkaaka.. kekonyolan yang hakiki.

Tapi iniah azzamku yang aku tulis di tahun 1442 Hjiriah.

Namun satu hal yang aku bangga pada diriku dan diakui oleh orang yang mengenalku yakni " pantang menyerah!" Hwakaka mungkin lebih tepatnya keras kepala.

Salah satu catatan syukurku, karena sikap pantang mundur inilah akhirnya aku berada di titik ini. Ah, masya Allah sungguh perjalanan yang selalu membuat aku berdebar hihihi. Siapa sangka jika di tahun 2021 ini aku bisa berpenghasilan dolar. Alhamdulillah.

Kunci Komitmen pada Passion

Oke sobat Hamim aku ingin berbagi bagaimana bisa menjaga komitmen untuk menjalankan apa yang sudah kita tulis?

Ada lima hal yang bisa Sobat Hamim bisa lakukan, karena aku pun mempraktikannya yakni :

1. Visualisasikan Goals mu!

Ehm, bingungkah? Visualisasikan ini bisa berupa tulisan yang dihias-hias atau gambar. Misal Sobat Hamim punya goals pergi Umroh maka buatlah visualisasinya.

Bisa gambar sendiri maupun cetak. Intinya, mimpimu itu terdeskripsikan dan kamu bisa melihatnya secara terus menerus. Menarikkan?

Rupanya, hal ini bisa membuatmu jadi lebih bersemangat untuk terus berjuang meraih goas yang kamu buat. Bisa juga jadi media untuk selalu ingat untuk meraih resolusimu. 

Coba deh!  

2. Fokus!


Bersikap bodo amat itu ternyata perlu lho!

Nah, ini yang aku lakukan sepanjang 2021. Aku ingat saat akhirnya aku memutuskan untuk left dari beberapa grup.

Melepas beberapa mitra jualan padahal bisa dibilang omsetku sudah lumayan. Bahkan beberapa orang sudah mengenalku sebagai reseller brand tertentu tersebut.

Ya!
Kita memang harus memilih untuk bisa mengambil prioritas. Itulah yang aku lakukan. Seringkali mendapati godaan menyerah, capek, lelah bahkan ada yang "nggembosi" udahlah gak usah diteruskan.
Nah, di sinilah kita perlu bersikap bodo amat. Cuek kadang jadi penyelamat. Hahaha termasuk tidak silau dengan pencapaian orang lain. 

3. Bersiaplah belajar lebih keras

Suatu kali seorang teman nyeletuk di tengah diskusi kami seputar perjalanan masing-masing ngeblog kami. Ada seorang teman yang lebih lama ngeblog merasa masih "so-so" aja ngeblognya. Padahal dia ada harapan ngeblog sebagai penghasilan.

Akupun menyemangati donkz, sebab dia yang dulu  pertama kali menawarkan job ngeblog padaku. Seorang teman lain menimpali, " Kamu sih kurang serius! Mbak Hamim meski blogger pemula tapi fokus dan serius!"

Deg!

Aku tersadar, betul juga. Enam bulan perjalanan ngeblog alhamdulillah bisa dibilang aku sudah punya penghasilan dari ngeblog tiap bulannya meski tak seberapa.

Beberapa kali diminta mengisi sharing seputar blog walaupun masih level sharing pemula. Namun ini artinya brandingku sebagai seorang blogger berhasil. Masya Allah. Buah dari fokus, serius, dan sungguh-sungguh.

Belum lagi kejutan tergabung sebagai canva creator Indonesia. Sungguh hadiah luar biasa. Masih segar dalam ingatan awal januari 2021 aku memfungsikan canva hanya untuk collecting foto. Hanya itu!

Akan tetapi semua berubah sejak aku mengenal fitur canva lebih dalam sehingga mengantarkanku lolos sebagai canva creator. Masya Allah wa Barokalloh.

Kunci di poin ketiga ini adalah aku memang lebih banyak ikut kelas, kadang begadang untuk belajar lebih banyak karena pagi hingga siang hari urusan domestik cukup menguras energi, dan masih banyak lagi jungkir baliknya. Intinya, berani berjuang lebih keras!

Catatan Akhir Tahun 2021, cerita tentang syukur dan sabar


Alhamdulillah, inilah catatan dari pencapaian langkah kaki mungilku. Ehm, masih receh tapi aku bersyukur dan bahagia. Terima kasih pemilik nafas yang memberiku kesempatan di bidang yang aku selalu bersemangat mengerjakannya.

Capaian kecil yang tak bisa diremehkan

Bicara syukur sesungguhnya seharusnya berlimpah sebab nikmat dari Allah sangatlah banyak dan tak terhitung. Maka aku tuliskan yang paling berkesan selama perjalanan di putaran kedua pandemi ini:

Pertama, lebih aware dengan kesehatan

Yup!

Dulu jarang sekali stok probiotik ataupun mengkonsumsi yang menjaga imun tubuh. Namun pandemi menjadi sarana kami untuk menyadari bahwa saat ini senjata kita adalah menjaga kesehatan tubuh kita sendiri. Termasuk lahirnya hamimku.com.

Kedua, mendapatkan kesempatan banyak belajar tentang blog

Ya! Seperti yang aku sampaikan di awal ya sobat Hamim. Keputusan untuk fokus seakan membuka lebar jalan mana yang harus aku tuju. Termasuk dalam belajar blog ini.

Bisa dibilang udah lebih dari belasan ikut kelas, webinar seputar blog yang aku ikuti hwakaka. Alhamdulillah, man jadda wa jada. Sekarang blog bisa jadi sumber penghasilan. Kelas blog yang mengawalku dari nol  serta digodok selama sekitar tiga bulan bersama squad yang lain yaitu blogspedia.

Syukur yang tak terhitung, inilah pintu pertama aku memasuki dunia seorang blogger sesungguhnya.

Ketiga, menjadi canva creator
Catatan syukur di tahun 2021

Aku tak ada niat sama sekali bakalan terjun di dunia desain grafis. Aku ingat betul tahun 2019 kenal canva jarang sekali aku buka. Baru di awal tahun 2021 ikut kelas gratisan dan berlanjut membuatku otak atik canva karena suka.

Siapa sangka, ternyata karya-karya isengku faktanya bisa menjadi portofolio bagiku saat mendaftar jadi canva creator. Hanya dalam waktu dua pekan submitionku diterima. Masya Allah.

Alhamdulillah, suatu kebanggaan menjadi salah satu dari ratusan canva creator dari Indonesia di sleuruh dunia.

Keempat, meluaskan ruang berbagi

Nah, aku tak mengelakkan bahwa kesempatan berbagi jadi lebih luas. Mulai dari seputar parenting, tulis menulis, read aloud, blog, hingga canva. Di berbagai komunitas (kounitas cinta anak, komunitas ibu bahagia, orami, 1mingu1cerita, salimah jawa timur, flp suranaya ,dll) dan forum mulai dari kulwap hingga webinar . Masya allah.

Ilmu yang sedikit ini semoga bisa jadi catatan amal jariyah. Aamiin

Kelima, menghasilkan karya dalam bentuk buku

Aku seorang penulis. Mungkin ini yang tak bisa aku lepas bukan? Identiknya penulis itu karyanya adalah buku. Alhamdulillah sepanjang 2021 ini lahiran empat buku.

Awal januari 2021 ada buku new life new love yang tembus penjualan 500 exemplar, ada buku antologi cernak yangmana aku saat itu sebagai fasilitator dari kelas menulis cerita anak dari seorang penulis cernak senior yakni Kang Ali Muakhir.

Dua terakhir adalah ebook. Satu ebook cerita anak bergambar yang aku ikuti dari kelas dari canva bikin cerita dan ebook kumpulan artikelku seputar ngeblog. Nah, ebook catatan hamimeha ini adalah skripsiku saat ikut kelas literasi ibu profesional.

Masya allah, gak nyangka ternyata aku sudah menulis berbagai topik seputar blogging hehehe

Keenam, koleksi hadiah dari GA dan challenge


Di tahun 2021 bisa dibilang ada beberapa koleksi bukuku maupun buku si kakak yang merupakan hasil hadiah. Ikut Give away dan alhamdulillah terpilih.

Tak hanya buku, ada juga berupa e wallet dan itu tak sekali hihihi. Bahkan hadiah paling kece yang pernah aku dapat dari ikutan challenge ini adalah terpilih sebagai pemenang hadiah utama yakni mengikuti kelas skenario dari Kang Sokat. 

Masya Allah. Kesempatan yang luarbiasa!

Ketujuh, menang lomba / challenge menulis blog

Hahahhaa sepanjang 2021 nyaris aku hanya beberapa kali bisa dihitung ikut lomba menulis. Namun dari sekian yang aku ikuti alhamdulillah masih merasakan nikmat sebagai tulisan terpilih.

Di challenge webinar selama 3 hari di short course 30 juta dari ngeblog yang diadakah oleh blogger kece yakni mbak Jihan Mawadah. Serta lomba blog dari popmama sebagai pemenang doorprize.

Pencapaian tahun 2021
Masya allah, aku merasakan bahwa Allah Maha Baik atas diri yang masih banyak lalai ini. Semoga tahun ini bisa menjadi hambaNya yang lebih baik.

Teguran untuk sebuah tingkah lalai dan khilaf agar belajar sabar

Kali ini aku ingin bercerita tentang catatan sabar. Dan aku tak mau menuliskan dalam bentuk poin hwakkaa. Aku hanya ingin membuatnya lebih general.

Aku harus belajar lebih sabar dan dewasa setiap menghadapi masalah. Menyikapi kegagalan dengan reaksi yang sewajarnya. Ya, ini PR buat aku yang memiliki karakter koleris.

Satu lagi, semoga lebih rajin membaca sirah nabi dan sahabat agar bisa meniru akhlak mereka yang mulia. Bersikap lebih sederhana baik dalam pikiran maupun tindakan. Pasalnya, membaca sirah melembutkan hati.

Tentang rasa sabar yang lain adalah gagal ikut sidang karya. Sebuah program menulis buku solo oleh FLP Surabay. Ehm jadi, akankah target buku solo di tahun 2021 berhasil terwujud di tahun 2022?

Belajar dari hikmah perjalanan hidup

Alhamdulillah alhamdulillah, sampailah di titik ini. Aku hanya ingin mengingatkan hati-hati dengan dua hal yang sering melenakan yakni sehat dan waktu luang. Khususnya di masa pandemi ini, segala aktivitas di rumah saja jangan sampai membuat kita terlena.

Nikmat yang seringkali dilalaikan oleh manusia adalah nikmat sehat dan waktu senggang, hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang artinya, 
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas).
So, bagaimana dengan resolusi 2022?

Belajar dari perjalanan di tahun 2021. Jatuh bangun dan bangkit lagi. Insya allah tiga step agar konsisten meraih apa yang ingin ditargetkan akan aku praktikan lagi.

Emang apa target 2022?

Masih sama, aku akan melanjutkan target 1443 Hijriah. Bismillah. Mimpi-mimpi sederhana yang aku mulai dari diri sendiri dan keluargaku. 

Semangat berkarya ya Sobat Hamim!
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

18 komentar

  1. Cara dapet penghasilan tetap dari blog (selain adsense), gimana ya Mba?
    *Serius tanya 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah dapat dari blogspost mbak. Tapi ya macem macem, tapi tak selalu job yang sama.

      Intinya rajin posting, semangat meningkatkan performa blog. Insya allah saat tekan2 di grup yang saya ikuti ataupun email ada tawaran job gtu jadi bisa kepilih.

      Sekali lagi, ini bukan nominal y mbak ukurannya. Gajian rutin disini setidaknya tiap bulan pasti ada job. Alhamdulillah bisa buat jajan atau ditabung buat bayar domain hehehe

      Hapus
    2. Ralat* tekan2 itu maksdnya teman2

      Hapus
  2. Mantapp, visualisasikan goalmu. kayaknya ini yang belum mbaa. Dan aku akhirnya ngga nulis resolusi untuk 2022 huhu. OTw ahhh biar makin semangat dan arahnya jelas ekekek

    BalasHapus
  3. Semoga kita selalu lebih baik ya, mb. Btw tentang fokus, dulu saya juga sempat jualan online mb. Tapi pikiranku bercabang dua, pas jualan mikirin blog, pas ngeblog mikirin jualan, jadinya nggak maksimal. Sekarang mau fokus ngeblog dulu

    BalasHapus
  4. Aamiin yra. Akupun jadi mulai memfokuskan diri di blogg. Membiasakan diri dlu. Memperbanyak kosa kata. Dan melatih canva nih ternyata perlu bnget ya

    BalasHapus
  5. Waah 2021-nya kk keren banget ya. Banyak pencapaian luar biasa

    BalasHapus
  6. Semoga makin konsisten ngeblognya ya Mbak. Dunia blog itu luas banget, amat banyak yang bisa dieksplor dan masih amat banyak waktu ke depan

    BalasHapus
  7. saya setuju sekali untuk aware terhadap "sehat dan waktu luang" , ini memang sering tidak terasa lho mba. padahal keduanya merupakan nikmat sekaligus jebnakan ya kalau kita ngga pintar pintar memanfaatkan. terima kasih mba hamim udah mengingatkan yaa.....

    BalasHapus
  8. resolusiku 2022 belum selesai aku tulis brw hahaha oke deh, selesaikan setelah ini hahaha

    BalasHapus
  9. menarik konsep masa bodohnya, melatih fokus jadi reminder buat sy yang sering terdistraksi dan banyak maunya
    semoga tercapai resolusi yang mbak buat ya

    BalasHapus
  10. Masyaa Allah ini lgi belajar konsisten biar bia gapaoi goal jg. Semoga tahun ini bisa jd lebih baik

    BalasHapus
  11. seneng banget baa artikel seperti ini, jadi refleksi pribadi buat saya untuk selalu bersyukur. kebetulan tahun 2021 jga sangat berarti buat saya karena ada banyak pengalaman sedih tapi banyak juga hal-hal mengejutkan yang membahagiakan. semoga tahun depan bisa lebih baik dan lebih banyak bersyukur

    BalasHapus
  12. Baca tulisan mbak hamim tentang menyikapi kegagalan dengan sewajarnya berasa ditampar deh, soalnya saya juga masih belum bisa menyikapi kegagalan dengan sewajarnya dan malah menyalahkan ini itu huhuhu
    Jadi mau buat resolusi buat 2022 deh setelah baca tulisan mbak hamim

    BalasHapus
  13. wahhh, sudah lahiran 4 buku! selamat ya mba hamim, semoga semakin semangat menulis dan nganvanya

    BalasHapus
  14. MasyaAllah.. cerita mbak begitu menginspirasi, dan ikut bahagia mba bisa sampai terjual buku sampai 500 eks... Aku subs blognya ya... Seneng udah jalan-jalan ke blog sini...

    BalasHapus
  15. wah mantabbbb sekali mbak, sangat menginspirasi...good job polll mbakk

    BalasHapus
  16. Alhamdulillah. ikut senang dengan pencapaiannya di tahun 2021, semoga di tahun 2022 lebih berkembang lagi ya, aamiin ya robbal alamin.

    BalasHapus

Posting Komentar