=Hamimeha

Sosok Blogger Sejati, Apakah Itu Kamu?

39 komentar
Siapakah sosok blogger sejati
Hai Sobat, tak terasa usia hamimeha.com sudah satu tahun lho! Siapa sangka di usia setahun ini bisa merayakan dengan bangga menjadi bagian para blogger di Indonesia.

Lebih dari itu, aku jadi mengenal berbagai macam jenis blogger, beragam niche, topik, gaya bahasa, dan tentu cara seseorang menuturkan sesuatu lewat tulisannya. Sekilas, aku bisa membayangkan bagaimana tipe dari si pemilik blog. Eits, bukan berarti aku suka "usil" menilai kepribadian orang ya, Sobat Hamim.

Berkaitan dengan melebarnya circle pertemananku bersama para blogger. Hal tersebut membuatku belajar untuk merumuskan sebuah goals. Apakah itu?

Goals menjadi sosok blogger sejati. Wah, apakah ini blogging goals versi aku? Ehm, bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Tapi yang jelas tulisan ini adalah kesimpulan singkatku selama berpetualang di dunia para blogger.


Jenis Tipe Blogger Versi Hamimeha

Mengutip data yang disematkan dalam laman online tirto.id pada tanggal 27 September 2019 menuliskan bahwa jumlah blogger pada tahun 2017 semakin meningkat menurut penuturan Jack Huang, President of Overseas Business, UCWeb, Alibaba Mobile Business Group kepada situs web Marketing. Ada sekitar 3,8% (sekitar 3 juta) dari total pengguna internet aktif di Indonesia adalah blogger.

Apalagi di tahun ini, selang dua tahun ditambah pandemi yang mempercepat proses digitalisasi memaksa orang untuk semakin kreatif meski di rumah. Tak terkecuali ide untuk menjadi seorang blogger. Buktinya adalah aku dan beberapa teman-temanku yang mengakui bahwa mereka banting setir atau menekuni dunia blogger dengan hobi nulisnya sejak pandemi ini.

Nah, secara logika jumlah blogger saat ini semakin bertambah bukan? Meskipun demikian, aku menganggap bahwa interaksiku dengan ratusan blogger yang pernah aku tahu cukup mewakili sehingga jenis tipe blogger ala hamimeha.com ini semoga cukup memberi referensi.
Jenis tipe blogger versi hamimeha

Enam Jenis Tipe Blogger Versi Hamimeha

Tipe-tipe blogger yang aku sebutkan di bawah ini adalah hasil karangan pribadi. Jadi, Sobat Hamim tak perlu menelisik sisi ilmiahnya ya! Sebab dikategorikan berdasarkan pengalaman dan kacamata pribadi. Tipe jenis blogger yakni:

1. Blogger Ala Kadarnya

Blogger ala kadarnya ini aku sematkan kepada para blogger yang biasanya isi blognya suka-suka. Suka-suka dari segi kualitas maupun kuantitas postingan. Umumnya, blogger semacam ini dilakukan oleh mereka yang sangat sangat baru di dunia blogger sebutlah blogger pemula. Bisa juga, blog yang mereka punya memang digunakan hanya untuk menaruh curhatan tersembunyi mereka.

Aku pernah berada diposisi blogger alakadarnya ini. Isi postingan kadang asa comot artikel orang. Waktu posting pun tak menentu menunggu mood datang. Tak ada tujuan maupun target yang jelas.

Menurut Sobat Hamim, blogger ala kadarnya ini sangat disayangkan atau perlu diberi pencerahan bahwa blog bisa menghasilkan cuan?

2. Blogger Moody

Nah, sejujurnya ini bercerita diri sendiri juga. Sebab aku pernah berada di titik jadi blogger moody yangmana buat nulis alasannya menunggu mood datang, alasan lainnya menunggu hadirnya motivasi, dan lain sebagainya.

Padahal bukan tidak ada ide atau gak bisa nulis. Tapi seringnya blog menjadi sarang goa karena menunggu hilal dari mood ini datang. Saranku, buat para blogger moody seperti ini ikutlah komunitas agar mendapatkan energi positif dalam ngeblog. Selain itu, bikin challenge untuk diri sendiri dalam rangka men-triger semangat ngeblognya. Jadi menulis di blognya tidak "angin-anginan".

Menurut Sobat Hamim, apakah ada saran lagi untuk blogger moody?

3. Blogger Korban Trend

Wah apalagi nih? Yup! Aku juga pernah lho berada di bagian orang termakan trend hwakaka. Jadi, karena saat itu mendapatkan pelatihan membuat blog dan melihat orang-orang yang punya blog itu keren di mataku. Alhasil, aku jadi tertarik membuat blog.

Nah, sayangnya setelah blog jadi tidak ada perkembangan. Inilah titik masalahnya. Sebenarnya tidak ada masalah bagi siapapun mengikuti trend yang ada. Apalagi dengan adanya penghargaan Indonesian Blog Award dan The Online Inspiring Awards 2009 oleh Indosat yang dimenangkan oleh Raditya di tahun 2009. Blog jadi semakin populer. Siapa yang tak tahu Raditya Dika?

Intinya, tak apa mengikuti trend ikut bikin blog. Namun harus diiringi dengan upgrade ilmu seputar blogging. Pun jika tujuan ngeblog bukan untuk komersil maka harus tetap diisi tulisan minimal ada kebermanfaat akan lahirnya blogmu di dunia ini.

Santai saja, Sobat Hamim! Akupun pernah berada menjadi blogger korban trend dan sekarang sudah bertobat agar tidak menjadi sampah digital *Eh, maap ya jika agak kasar.

4. Blogger Berjiwa Bisnis

Di era digital saat ini siapa yang tak mulai merambah mencari cuan lewat platform-platform digital? Tak terkecuali yang memiliki potensi menulis dan lain-lainnya.

Blogger semacam ini biasanya menggunakan blog yang dia miliki sebagai sumber penghasilan. Jadi, jangan heran jika ada istilah "ternak blog". Maksudnya adalah seseorang yang memiliki banyak blog dan semuanya diberdayakan untuk menghasilkan uang.

Selain itu, blogger berjiwa bisnis ini biasanya isi postingan blognya adalah hasil dari "job" yang dia terima. Baik berupa content placement, blog post, review produk, dan lain sebagainya. Apakah salah jika isinya "jualan" semua?

Sejauh ini sejujurnya saya belum pernah bertemu dengan blogger yang isi postingannya adalah komersil semua. Rerata para blogger yang aku kenal isi blognya selain berisi komersil juga ada nilai edukasinya.

Tapi kabarnya dan pernah juga aku dapati sendiri ada laman online (blog juga) isinya adalah jualan. Mungkin memang cara dia mencari nafkah. Apalagi jika dia menisbatkan diri menjadi fulltime blogger.

5. Blogger Idealis

Wow apalagi ini?
Idealis menurut KBBI artinya aliran ilmu filsafat yang menganggap pikiran atau cita-cita sebagai satu-satunya hal yang benar yang dapat dicamkan dan dipahami; hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita, menurut patokan yang dianggap sempurna.
Jadi, menurut kacamataku seorang blogger idealis ini lebih beragam lagi, mungkin akan muncul kategori blogger idealis berdasarkan nichenya, sumber penghasilannya, dan lain sebagainya.

Sebab memang ada yang ngeblognya hanya untuk memasang portofolio hidupnya sehingga menunjang performa karirnya. Ada pula aku menemui seorang blogger yang gak pasang adsense, ada lagi blogger yang konsisten dengan niche tertentu, dan lain-lain. Dengan kata lain idealis di sini mengartikan bahwa blogger tersebut punya prinsip kuat atas pilihan-pilihannya ketika blogging.

6. Blogger Idealis Realistis

HWkakaka, apalagi ini sih. Tipe yang terakhir ini sengaja aku masukkan sebab aku melihatnya dari beberapa orang blogger yang aku kenal. Mereka memiliki idealisme menurut prinsip yang mereka pegang namun di sisi lain ada nilai realistis. Termasuk dalam urusan menghasilkan cuan dengan ngeblog.

Salah satu blogger idealis realistis berdasarkan kacamataku adalah mombloggercupu. Dengan seabrek idealisme yang beliau pegang sebagai penulis tapi sisi realistis akan materi, penerimaan job, dan lainnya bisa kita tiru. Dengan kata lain, fleksibel. Umumnya blogger tipe ini para blogger pro. 

Tara, jadi itulah tipe blogger menurut sudut pandang pribadiku ya Sobat Hamim. Bisa jadi satu orang masuk banyak tipe sih, tapi mungkin lebih dominannya ke mana? Nah, kalau kalian masuk kategori tipe mana?

Adakah Sosok Blogger Sejati?

Adakah sosok blogger sejati

Wuih apalagi ini? Setelah penjabaran panjang di atas masih adakah kategori lainnya? Ohoo, buka Sobat Hamim. Ini lebih sebuah pertanyaan retoris dari aku pribadi.

Adakah di dunia ini sosok blogger sejati? Seperti apakah dia? Bagaimana kriterianya? Bagaimana cara mengklasifikasi para blogger sehingga keluar sebagai blogger sejati.

Rupanya memang tidak ada definisi pasti tentang blogger sejati. Sebab memang belum ada penilaian yang valid tentang blogger itu sendiri. Jikapun di tahun 2019, Raditya Dika mendapat penghargaan atas karyanya di blog. Aku rasa itupun belum bisa kita klaim bahwa dia adalah sosok blogger sejati.

Jadi, rumusan blogger sejati adalah pendefinisian yang bersifat subyektif. Belum ada ukuran validnya, akan tetapi kabar baiknya kata blogger sudah masuk dalam KBBI lho. Meskipun secara penulisan bukan blogger melainkan "bloger".

Menurut KBBI "bloger" artinya sebutan untuk orang yang mengeblog; pengeblog; narablog. Sekarang kita kaitkan dengan kata sejati msnurut KBBI adalah sebenarnya (tulen, asli, murni, tidak lancung, atau tidak ada campurannya).

Jadi, blogger sejati adalah orang yang benar-benar sedang ngeblog. Arti blog menurut KBBI adalah catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja.

Dengan kata lain berdasarkan definisi katanya blogger sejati adalah orang yang benar-benar menulis catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja.

Wow, aku jadi merasa minder nih jika berdasarkan pada definisi hamimeha.com tidaklah masuk kategori blogger sejati. Alasannya isinya gado-gado sih hwkakakaa

Tapi apakah sependek itu dalam merumuskan arti blogger sejati?

Kriteria Blogger Sejati ala Hamimeha

Sebagaimana aku sampaikan di atas ya Sobat Hamim bahwa pendefinisian blogger sejati itu sangat subyektifitas. Jika mengikuti arti katanya mungkin terlihat sempit.

Maka ruang interpretasi ini coba aku luaskan menurut kacamata hamimeha. Apa saja itu?

Ada empat kriteria blogger sejati dipandang dari berbagai aspek;

Ciri blogger sejati ala hamimeha

Pertama, Isi kualitas Blog

Bagiku, seorang blogger yang memberdayakan blognya dengan isi postingan inspiratif, memberi nilai edukasi dan solusi adalah ciri dari blogger sejati.

Kenapa? Sebab ada nilai kebermanfaatan dalam dirinya melalui blog yang iya punya. Terlepas dari apakah postingan itu adalah tulisan organik ataupun job yang dia olah sedemikian rupa sehingga tetap mengandung nilai plus berupa kebaikan untuk para pembacanya.

Kedua, Memiliki harga diri dan adab yang baik

Sebagaimana di kehidupan nyata, blogger pun seperti pemilik rumah yang memiliki rumah bernama blog. Menurutku, blogger sejati adalah blogger yang memiliki harga diri yang baik dengan menghargai kemampuannya maupun orang lain.

Memiliki kualitas tulisan berkualitas tanpa plagiasi. Blogger sejati memiliki attitude yang baik saat berinteraksi di internet misalnya saat menulis, blogwalking, termasuk menghargai hak cipta orang lain, dan berani tampil menjadi dirinya sendiri.

Ketiga, Blog yang user friendly

Wah, kenapa masuk kategori blogger sejati? 

Perlu diketahui bahwa saat kita menulis di blog maka mau tidak mau tulisan itu akan tersebar dan bisa diakses oleh siapapun. Blogger sejati akan menjadi sosok yang tak egois tapi ia juga memikirkan bagaimana kenyaman si pembaca.

Bagi blogger sejati, memberikan pelayanan terbaik kepada pembaca atas apa yang dia bagikan adalah nilai plus. Artinya, ia memudahkan pembaca untuk menikmati apa yang ia tulis baik dari segi penggunaan template, kecepatan loading, pemilihan warna, dan widget-widget yang ia letakkan di blognya.

Jika kita ibaratkan blog adalah rumah. Sebab blogger sejati akan merawat blognya dengan baik. Indikasi sebuah blog itu sehat, tak hanya ramah buat si pemilik rukah melainkan bagi pengunjungnya juga. 

Keempat, Terus Berkembang tapi tak pelit ilmu

Wah apa nih maksudnya? Jadi seorang blogger sejati itu tak boleh berpuas diri dengan pencapaiannya sekarang. Karena sejatinya ilmu itu berkembang, maka begitu pun dengan seorang blogger juga tidak boleh berhenti belajar untuk meningkatkan ilmu dan wawasannya seputar blog.

Selain tak berhenti belajar, blogger sejati juga tak berhenti berbagi. Selaeas dengan quote bijak berikut, " Terinspirasi untuk menginspirasi."

Menurut pengamatanku, blogger semacam ini adalah blogger inspiratif. Sebab orientasi mereka tak hanya bernilai dunia melainkan akhirat juga. Ilmu yang mereka bagi dalam bentuk apapun akan menjadi amal jariyah bagi mereka. Iya kan?

Aku bersyukur pernah mengenal blogger-blogger inspiratif ini. Mereka juga manusia biasa kok, bukan dewa. Tapi aku menjadikan mereka sosok inspiratif dalam hidupku khususnya perjalanan ngeblog selama ini.

Semangat untuk terus belajar meski sudah ada di puncak dan bersedia duduk sama rendah untuk mengajari yang belum bisa di dunia blogging.

Inilah sosok blogger sejati bagiku, blog bukan sekedar berbicara tentang kesuksesan dirinya melainkan lahirnya blogger-blogger lain yang bisa meneruskan estafet perjuangannya versi masing-masing.

Apakah kamu salah satu dari blogger sejati itu?

Siapapun Layak Jadi Blogger Sejati

Siapapun layak jadi blogger sejati

Siapapun bisa jadi blogger sejati sebab tak ada definisi dan parameter khusus untuk menyandang gelar tersebut. Jangan minder atas pencapaian orang lain tapi bersedihlah saat kamu hanya jalan di tempat.

Jadi, Sobat Hamim pun layak disebut blogger sejati kok versi siapa dulu hehehhee. Yuks gak perlu sibuk menjadi blogger tipe apa karena sebuah prestasi hanya dilihat berdasarkan bukti.

Jadi, ayo buktikan bahwa kita adalah sosok blogger sejati versi terbaik bagi diri kita untuk menginspirasi dunia. Bersiap menjadi blogger sejati terbaik versi kita!

Semangat berkarya!
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

39 komentar

  1. Nampol euy postingannya. Suka banget sama bagian akhir.. Jangan minder dengan pencapaian orang lain tapi merasa kecil jika hanya jalan di tempat.

    BalasHapus
  2. Hmm... Saya termasuk tipe blogger yang mana, ya?. Semoga bukan blogger moody atau yang hanya ikut-ikutan tren semata. Nauzubillah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulisan pak yonal inspiratif kok. Apalahi kalo sedang menceritakan suasana para penghafal.al.quran di alam.masya allah..aku iri sama.mereka yg istiqomah dan memiliki komitmen merapal kalamnya..masya allah

      Hapus
  3. Kayaknya aku masih masuk blogger moody deh :D
    Apalagi kalau kejar setoran duh jadi blogger ala kadarnya. Menangis aku baca ini mba. Semoga aku bisa ketularan rajinnya Mba Hamim

    BalasHapus
  4. Uhuk, keselek aku.. padahal aku masuk blogger moody yang berjiwa bisnis wkwkkw. Btw, tulisan mbak Hamim makin nampol euy :)

    BalasHapus
  5. aku termasuk yang mana ya? moody yang ingin realistis wkwk
    kalimat terakhir mood booster banget mb, langsung semangat bacanya.
    "jangan minder atas pencapaian orang lain, tapi bersedihlah saat kamu hanya jalan di tempat" uh, jleeeeb!

    BalasHapus
  6. Yeah, aku termasuk mana yach? Pilih dech salah satu saja, idealis tapi realistis. Memang perlu punya idealisme, tapi tetap realistis karena tidak semudah apa yang dibayangan kita jadi blogger itu...

    BalasHapus
  7. Saat ini aku bangga bisa sedikit konsisten utk terus menerus nulis di blog. Yang penting tulisan yang saya publis bisa bermanfaat dan menginspirasi.
    Hari ini bisa terus terdorong utk menulis, wasilahnya karena temen temen di komunitas, thanks my coach, Mbak Hamim, my brother dan temen temen lainnya

    BalasHapus
  8. Aku rasa blogger ala kadarnya tidak perlu diberi pencerahan bahwa blog bisa menghasilkan cuan.
    Cuan itu datang karena niat bertemu dengan kesempatan.

    Yang namanya blogger ala kadarnya itu pun ngeblog karena ala kadarnya, bukan karena berniat ingin dapet cuan.

    Mau dikasih kesempatan pun belum tentu akan jadi cuan, karena dia tidak ada niat untuk menghasilkan cuan.

    BalasHapus
  9. Wkw, aku masih masuk blogger ala kadarnya ahaha, tapi waktu baca ulasan ini jadi semangat buat up level biar menyamakan kek temen-temen blogspedia :D btw makin ciamik infografisnya dan elemen gambar pendukungnya, Mom :D akk suka banget kalo main ke sini :D

    BalasHapus
  10. Kayaknya saya masuk salah satu kriteria, kecuali yang pro hahaha

    BalasHapus
  11. Apa aku termasuk blogger ala2 atau moody, ya? wkwkw
    soalnya kalau posting kok seringnya suka2 hehe

    BalasHapus
  12. Seperti nya aku blogger moody deh wkwkw..

    Btw,, aku jadiin referensi ya mba. Pengen nulis artikel buat ikutan challenge mba marita itu, tapi... Belum kekejar waktunya
    Semoga bisa..

    BalasHapus
  13. wah keren udah setahun

    saya ingat setahun pertama ngeblog saya di Kompasiana

    karena awalnya di K sebelum blog pribadi

    rasanya dulu masih naif banget, baru belajar 5W1H, belajar ini dan itu

    bahkan sudah 10 tahun lebih saya masih belajar salah satunya dari Mbak Ani Berta

    BalasHapus
  14. Ugh aku mungkin termasuk blogger alakadarnya moody dan idealis wkwkwk

    Tulisannya bagus euy, aku semakin tercerahkan ini, blogger menurut mbak Hamim. Oot yaa... Desainnya syuka lah, apalagi tulisannya!!

    BalasHapus
  15. Aku termasuk blog ala kadarnya... Tolong bantu up dong... Biar jadi bloger sejati

    BalasHapus
  16. Waduh Mpo kreteria yang mana ya. Baca sekaligus sentilan. Yuk bikin bagus lagi blog kita

    BalasHapus
  17. Wah unik-unik nih tipe-tipe blogger yang dijabarkan, hehe.. Kalo blogger yang masih rebutan sama kerjaan lainnya masuk kategori mana yaa, blogger moody kah? hehe.. Makasih mbak artikelnya kece..

    BalasHapus
  18. Wah kayaknya semua kriteria masuk saya wkwkwk tapi betul dan setuju dng mengamati blog seseorang berkaitan dengan nichie kita bisa bayangkan kepribadian bloger tersebut seperti apa

    BalasHapus
  19. Aku sepertinya masuk di semua kriteria deh ini mbaa... Ehehehesukaaa banget sama tulisannya.. lengkap dan informatif sekali mbaaaa

    BalasHapus
  20. Kenal mbak Hamim pas ikut WRC. Nggak nyangka, tulisannya makin kesini makin keren. Apalagi ditambah infografis yang nggak main-main.

    Barakallah mbak Hamim

    BalasHapus
  21. Akuu, mengakui Blogger Sejati, coz menggeluti dunia blogging udah 13 tahun, alhamdulillah masih bertahan.
    Nah, setiap blogger ada fasenya di ke 6 fase jenis di atas, termasuk aku, melalui proses bakalan menemukan nichenya masing2.
    Karena setiap fase akan memberikan kontribusi, pelajaran dan pengalaman untuk menjadi lebih baik sesuai versinya masing2.
    Yang terpentung, enjoykeun saat menjalankan dunia blogging, kalo dah hepi, apgred kualitas, insyaallah cuan bakalan nyamperin dengan sendirinya dan BONUS.

    BalasHapus
  22. Belajar jadi blogger sejati sama Mbak Hamim aja ya... Banyak ilmunya

    BalasHapus
  23. Baca ini langsung bingung nih aku tipe blogger yg mana..
    Yg penting tetap nulis dan berusaha menghasilkan tulisan yg bermanfaat juga untuk org lain dulu aja deh :D

    BalasHapus
  24. Beberapa kali baku nemu blog curhat dan blog ala kadarnya tapi blog merek aktif bahkan lebih hidup daripada blog bisnis. Jd memang kembali ke masing-masing ya tujuan ngeblognya. Aku sendiri kadang masuk ke blog moody tp kadang masuk ke bisnis. Lihat sikon.. Hehe

    BalasHapus
  25. Kayaknya hampir semua bloger termasuk aku, pernah menjadi bloger ala kadarnya haha krn memang benar2 baru di dunia blog. Ide utk nulis blm terlalu banyak, so pantaslah dikasi nama bloger pemula.

    BalasHapus
  26. Selain berprestasi, seorang blogger juga kudu konsisten mengisi blog nya ya kak, alias terjadwal.
    Sehingga pembaca setianya bisa terus berkunjung tanpa ada jeda, kok gak ada update-annya hehe

    BalasHapus
  27. Duuuh tertohok lho bacanya, tpi jadi bikin semangat dan sadar diri bahwa aku masih moody an dalam ngeblog, tpi sok idealis realistis..
    Moga kelak bsa jdi blogger sejati

    BalasHapus
  28. Menjadi blogger sejati itu sifatnya subjektif ya kak, kalau aku sih masuk tipe mana ya? Hehehe tapi kalau diperhatikan semua tipenya masuk kak, benar kak kita dikatakan blogger sejati saat kita menjadi blogger yg terbaik menurut kita..

    BalasHapus
  29. wah mbak Hamim, meski baru satu tahun pencapaian nya luar biasa lho
    Tulisannya makin asyik, desainnya kece, bloggernya juga user friendly
    semangat untuk terus ngeblog ya mbak

    BalasHapus
  30. Masya Allah happy anniv mbak! Btw kalo boleh tahu dulu sebelum ngeblog kalo nulis dimana mbak? Apakah emmang baru suka nulis saat ngeblog ini? Hehe kepo yah.

    Btw aku kayaknya blogger idealis realistis wkwk.

    Oh ya mbak yang tipe blogger sejati sepertinya ada yang typo, "ada yang baik " bukan adat kah mbak?

    BalasHapus
  31. Banyak ya tipe bloger, hehehe. Kayanya semua balik lagi ke niat dan konsep. Semua berproses seiring karirnya sebagai bloger. Definisi bloger cari cuan Mulu juga menurutku sih ya gpp, mungkin dia punya blog lain untuk blog idealis nya. Hehehe

    BalasHapus
  32. Aku pribadi belum jadi blogger sejati sih kak, karena kadang masih kurang konsisten posting. Hehehe, masih terus belajar dan belajar. Semangat ya Kak Hamim.. kereeeen

    BalasHapus
  33. Hai mba salam kenal ya. Baru pertama mampir nih di blig mba. Menarik sekali tulisan dan gambar2 pendukungnya. Yeayyy happy 1 years hamimeha.com makin banjir idenya dan meningkat terus kualitas ngeblognya ya mba. Boleh mampir blog sederhana aku mba www.loreofbeauty.wordress.com

    BalasHapus
  34. waduh aku yang mana ya hehe.. kayanya masih blogger moody nih wkwkwk

    BalasHapus
  35. Tulisan diblog menurut saya memang harusnya menginspirasi, bermanfaat dan mengedukasi. Terlepas apapun tujuan ngeblog yang penting punya add value untuk urusan di dunianyajuga di akhiratnya nanti.

    Kalo menurut saya Blogger sejati adalag blogger yang mendidikasikan dirinya untuk kebermanfaatan blognya juga, rekan sejawat blognya dan penikmat tulisannya, hehe ini versi saya loh,kak.

    BalasHapus
  36. duh ngena banget quotesnya mba wkwkwkw
    semoga bisa berkembang jadi blogger sejati, ga jadi cuma bloger ala kadarnya hihi

    BalasHapus
  37. yuk semangat ngeblognya mbak huhuhu menyemangati diri sendiri, apapun alasan kita, semoga itu lurus dan istiqomah yaa

    BalasHapus

Posting Komentar