=Hamimeha

Pentingnya Komunitas Untuk Ibu Rumah Tangga

68 komentar
Konten [Tampil]


Pentingnya komunitas untuk ibu rumah tangga
"Mbak kok bisa sih aktif di berbagai komunitas padahal pekerjaan ibu rumah tangga itu banyak lho!
"Kamu masih aktif di komunitas literasi itu, Mim?"
"Mbak ikut komunitas apa saja?"

Yups, pertanyaan ini sering mampir padaku dan tak jarang mereka adalah orang yang baru mengenalku. Jika yang sudah pernah berinteraksi denganku mungkin akan memiliki pandangan yang berbeda.

Nah, apakah pentingnya komunitas untuk ibu rumah tangga? Padahal urusan domestik saja sudah seabrek, tapi malah menyibukkan diri dengan ikut aktif di luar kerjaan rumah.

Yup! Aku akan menjawabnya di ulasanku selanjutnya. Melalui bergabung dengan komunitas lah akhirnya aku bisa menggapai mimpiku. Memiliki pekerjaan dari hobi sehingga mendapat tambahan pemasukan secara halal. Alhamdulillah!

Dan itu tak hanya aku lakoni sendiri donkz. Namun ada banyak para emak-emak yang berkarya di luar sana bersama di komunitasnya hingga memberikan nilai lebih pada dirinya. Berdaya dan memberdayakan!

Sebagaimana hadits di bawah ini bukan? 
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).
Tak hanya itu sih, jika Sobat Hamim sadari dengan kita bergabung dengan sebuah komunitas sejatinya kita sedang mengamalkan salah satu nilai dari ideologi negara kita yakni Pancasila sila ke-3. Lho kok bisa?

Duh, pembahasannya pas nih dengan Hari Kelahiran Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni ya Sobat Hamim. Yuhui gak pakai lama deh, yuks simak ulasanku di bawah ini!


Tentang Komunitas


Menurut KBBI, arti kata komunitas adalah kelompok organisme (orang dan sebagainya) yang hidup dan saling berinteraksi di dalam daerah tertentu; masyarakat; paguyuban.

Sedang mengutip definisi komunitas berdasarkan ahli, menurut Kertajaya Hermawan, komunitas adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values.

Secara sederhana dan pada umumnya lahirnya sebuah komunitas karena adanya kesamaan antar anggotanya, baik kesamaan minat atau kriteria sosial lainnya. Biasanya, sebuah komunitas memiliki tujuan tertentu yang telah disepakati bersama untuk dicapai.
Jenis-jenis komunitas
Menariknya, sebuah komunitas biasanya memiliki rasa kepedulian yang tinggi antar anggota, misal saling memberikan bantuan sesama anggotanya agar bisa bertumbuh dan berkembang bersama-sama.

Nah, berdasarkan ulasan singkat tentang komunitas ini apakah bergabung dengan komunitas itu penting?

Oke, coba kita perdalam lagi deh. Sejatinya, berkomunitas adalah salah satu bentuk pengamalan dari Pancasila Sila Ke-3 lho!

Persatuan Indonesia. Yang mana dalam sila ke-3 mengandung butir-butir pengamalan yang mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi serta golongan.

Termasuk bagaimana kita mendorong masyarakat untuk terus mencintai produk dalam negeri dan penggunaan Bahasa Indonesia untuk menyatukan kami dalam berkomunikasi. Wah, makin penasaran gak sih? Yuks simak ulasan di bawah ini!

Gabung Komunitas Merupakan Pengamalan Pancasila Sila Ke-3

Nah, kenapa gabung komunitas merupakan pengamalan dari Pancasila Sila Ke-3?

Sebab aku merasakan bahwa rasa cintaku pada tanah air meningkat saat aku bergabung dengan komunitas yang saat ini aku aktif di sana. Diantaranya komunitas literasi yakni Forum Lingkar Pena, Komunitas Bunda 1011 yang berisi para alumni ataupun istri alumni dari kampus Institut Sepuluh Nopember Surabaya, IIDN (Ibu-Ibu Doyan Nulis), Komunitas Blogger seperti The Cupuers, Bloggercrony, ICC, ISB, BRT Network, dan KEB.

Bergabung dalam komunitas yang anggotanya berisi beragam orang dengan bermacam latar belakang membuatku belajar arti menghargai dan menghormati. Aku ingat betul pertama kali ikut bloggerday yang diadakan oleh salah satu komunitas blogger yang aku ikuti. Diikuti oleh para blogger dari berbagai daerah bahkan ada yang dari barat Indonesia sampai Papua.

Internet menyatukan indonesia
Meskipun eventnya dilakukan secara virtual namun perasaan kebersamaan antara kami yang saling kenal hanya lewat sambungan internet sangat hangat dan akrab. Dan tak hanya event ini, masih banyak event-event lain yang sejujurnya aku ikuti secara daring bermodal internet di rumah dan itu menyatukan kita yang berasal dari berbagai daerah.

Di sinilah aku merasakan internet menyatukan Indonesia. Meskipun pandemi, faktanya ini sebuah peluang bahwa kita tetap bisa membangun persatuan dan kesatuan sebagai warga negara yang bhineka.

Ditambah lagi, aku merasa menjadi lebih berdaya dengan bertemu dengan circle positif seperti mereka. Dan itu membuatku semakin bangga bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang luar biasa. Yang rasa cintanya terhadap tanah air dan semangat untuk memajukan Indonesia sangat besar.

Seperti Forum Lingkar Pena, sebuah organisasi kepenulisan yang digagas oleh Helvy Tiana Rosa ini seringkali mengawali serangkaian acara mereka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dari komunitas ini aku belajar bagaimana menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai Bahasa Persatuan.
Dan masih banyak lagi momen yang membuatku memiliki jiwa nasionalis lebih baik setiap berkumpul dengan mereka.

Belum lagi jika ada terjadi bencana di negeri ini, komunitas-komunitas tersebut ringan tangan bersatu untuk saling memberikan dukungan untuk negeri ini. Sebuah bentuk kepedulian yang tinggi bukan, mereka bersatu dan bahu membahu untuk negeri ini.

Mungkin Sobat Hamim masih penasaran, seberapa pentingnya kah seorang ibu rumah tangga gabung komunitas?
 

Pentingkah Ibu Rumah Tangga Gabung Komunitas?


Perlukah ibu rumah tangga berkomunitas
Menyoal tentang pentingkah ibu rumah tangga bergabung dengan komunitas adalah sebuah pilihan dan prioritas. Aku pribadi tidak ingin memaksakan bahwa pendapatku sepenuhnya benar.

Sebab setiap orang memiliki peran masing-masing. Aku yang memutuskan menjadi full ibu rumah tangga sejak tiga tahun lalu merasa berkomunitas adalah penting. Selain memenuhi kebutuhan hasrat karakter ekstrovert ku namun ada motivasi yang lain.

Alasan Ibu Rumah Tangga Penting Gabung Komunitas  


Alih-alih sebagai alasan, aku rasa lima poin berikut jadi motivasiku mengapa tetap gabung komunitas meski sudah berumah tangga.

Lima motivasi yang membuatku ibu rumah tangga perlu gabung komunitas sebagai berikut:

Pertama, menemukan circle positif

Aku rasa setiap orang pasti memilih gabung dengan komunitas yang membuat mereka berkembang donk. Minimal komunitas yang membuat mereka bahagia.

Inilah alasan yang membuatku bertahan di komunitas yang saat ini aku berada. Selain banyak ilmu, menyambung silaturahmi, aku juga belajar banyak hal tentang arti keberagaman. Termasuk mengelola perbedaan pendapat namun tetap bisa menjunjung tinggi kata mufakat.

Perlu Sobat Hamim ketahui bahwa menjadi ibu rumah tangga itu rentan mengalami gangguan kesehatan mental apalagi jika tidak mendapatkan support yang tepat. Inilah alasanku bergabung dengan komunitas parenting agar bisa saling kasih support.

Kedua, mencari trigger untuk terus berkarya

Nah, ini dia poin yang ingin aku jelaskan bagaimana aku bisa sampai di titik sebagai seorang blogger yang berpenghasilan dari blog. Berawal dari hobi kemudian aku menekuni kemampuan menulis akhirnya aku memiliki penghasilan dari ngeblog.

Yup, flashback setahun yang lalu aku berazam untuk belajar tentang blogging lebih dalam. Bertemulah aku dengan kelas blogspedia yang kemudian mengantarkan memiliki keluarga baru yakni squad blogspedia batch 2 yang terdiri dari berbagai blogger pemula dari seluruh nusantara namun kami tetap kompak hingga saat ini.

Fyi, bahkan setahun berlalu kami hanya bertemu melalui dunia maya lho. Namun rasa kekeluargaan ini sangat dekat. Mungkin inilah hikmah dibalik pandemi, aku merasakan internet menyatukan Indonesia. Masya Allah ya!

Dan alhamdulillah, seakan Allah memberi jalan kepadaku untuk terus berkarya sebagai seorang blogger. Aku terus berproses bersama blogku yaitu Hamimeha dotcom dan bergabung dengan berbagai macam komunitas blogger yang tersebar di Indonesia.

Melalui komunitas inilah aku konsisten untuk terus menulis, bersemangat untuk belajar berbagai macam ilmu blogging agar performa blog semakin baik, meningkatkan kualitas tulisan, serta tempat bertanya saat kebingungan seakan punya tempat curhat dan belajar bareng.

Dan kabar baiknya, tak jarang melalui komunitas ini tawaran kerjasama seperti ngejob dari blog juga mampir kepadaku. Masya allah ya!

Ketiga, menggali inspirasi

Tak hanya bicara berkarya untuk diri sendiri. Aku juga banyak bertemu dengan orang-orang inspiratif baik di kalangan penulis, blogger, pengusaha, dan tokoh-tokoh yang membuatku semakin bersemangat.

Sungguh, aku merasa hikmah di balik pandemi dengan berbagai cerita perihnya adalah peluang besar bagiku yang hanya seorang ibu rumah tangga bisa menimba ilmu dimana saja dan kapan saja.

Bahkan sehari aku bisa mengikuti lebih dari dua webinar yang berbeda. Proses digitalisasi yang pesat membuatku jadi tak lagi gagap teknologi. Salah satu ketakutanku dikala aku memutuskan resign dari pekerjaanku dulu.

Bisakah seorang ibu rumah tangga terus berkarya?

Keempat, mengasah kemampuan sosial

"Kebersamaan adalah memahami. Maka yang tak sabar mendengar dan mengerti, harus sabar dengan sepi dan sendiri".
Pada dasarnya manusia itu memang makhluk sosial. Dan kemampuan interaksi sosial kita akan semakin terasah saat kita mau bergaul dengan berkumpul dengan berbagai macam orang yang beragam.

Kita belajar bagaimana mengatasi konflik, menyelesaikan masalah, dan memahami sebuah perbedaan adalah sesuatu yang indah dan perlu penyikapan yang bijak sebagai penanda kedewasaan berpikir kita. Meski berbeda, ketika kita bergabung dalam komunitas maka kita sedang mencapai tujuan yang sama.

Maka kita belajar untuk mengamalkan sila ke-3 dari Pancasila bukan?

Kelima, memperluas jaringan dan relasi

Ah, aku rasa poin kelima ini sangat jelas ya. Dengan kita pergaulan yang luas maka jaringan kita pun semakin besar.

Menariknya, jika dikaitkan dengan sila ke-3 nih Sobat Hamim. Berdasarkan pengalaman ku sebagai blogger pemula selama ini, bertemu dengan banyak orang dari berbagai daerah kadang mereka mengenalkan bagaimana adat dan budaya di daerah masing-masing termasuk berbagai macam Bahasa Ibu mereka.

Dan aku bersyukur, Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu kita menjembatani kami untuk bisa saling mengerti. Paling tidak menerjemahkan arti kata dari masing-masing daerah agar mudah kami pahami.

Asyikkan ya! Ya begitulah Indonesia yang penuh warna. Dan sekali lagi komunikasi kami hanya lewat WA Grup, Telegram, Zoom, dan Gmeet.

Meskipun demikian ternyata relasi kami tetap terjalin dengan baik. Sekali lagi, melalui internet menyatukan Indonesia.

Berdaya Modal Jaringan Internet Di Rumah


Yups!

Aku belum cerita ya bagaimana bisa meraih mimpiku yang bisa bekerja dari hobi yang dibayar?

Hal ini berawal dari ide suami yang tiba-tiba menginfokan jika pasang wifi di rumah. Doi membuat tiga alasan penting katanya, pertama karena dia harus WFH (Work From Home). Aku setuju sih karena dia kan bidang kerjanya IT perlu menggunakan jaringan internet yang kuat donk.

Kedua, kata doi memfasilitasi aku yang ingin serius ngeblog. Duh, serius di sesi ini aku terharu sekaligus gemes karena sebenarnya pakai mobile data saja cukup. Tapi argumenku terpatahkan di alasan ketiga.

Alasan terakhir doi pasang internet karena mau support aku jadi design grafis di canva. Ah, aku gak bisa memungkiri bahwa aku sedang ketagihan buat belajar design grafis di Canva. Sehingga mengantarkanku menjadi salah satu Canva Creator dari Indonesia di bulan Oktober 2021 lalu. Alhamdulillah.

Dan perlu Sobat Hamim ketahui, kunci sukses ngulik Canva adalah dukungan jaringan internet yang kuat, biar bisa praktik sehingga meningkatkan kemampuan design grafis kita. Ditambah lagi dengan webinar-webinar menggunakan media zoom, signal harus kenceng donkz.

Ah, sungguh aku merasa keputusan suamiku memilih IndiHome dari Telkom Group adalah pilihan yang bijak. Karena hampir tiga tahun menggunakan IndiHome jaringan nyaris tak rewel. Benarlah bahwa IndiHome solusi internet cepat, berkelas, dan cerdas untuk aktivitas tanpa batas.

Aku pribadi merasa bersyukur dengan adanya wifi di rumah dengan kecepatan oke yang support aktivitas kami. Mulai dari kerja suami hingga aktivitas belajar ngeblog dan designku. Aku merasa lebih berdaya meski hanya dari rumah.

Caraku Mengoptimalkan Jaringan Internet Di Rumah Agar Lebih Berdaya


Beberapa aktivitas yang membuatku merasa jauh lebih berdaya adalah sebagai berikut:

1. Gabung komunitas dan aktif di forumnya melalui WA dan Tele Group
2. Ikut berbagai Webinar Untuk Menambah wawasan dan upgrade skill
3. Aktif menulis baik di blog maupun menyelesaikan tugas komunitas
4. Memanfaatkan media digital secara optimal
5. Proaktif untuk ikut berbagi di forum komunitas baik dalam bentuk kulwap maupun webinar

Melalui caraku berdaya inilah kemudian membawaku menemukan jodoh dengan job-job yang sekarang aku jalani sebagai freelancer blogger dan desain grafis.

Aku salut kepada IndiHome sebagai layanan triple play milik PT Telkom Indonesia (Telkom) Tbk terus berupaya menyediakan produk dan layanan yang berkualitas bagi pelanggannya. Menurut perhitungan kami dengan layanan yang oke harga yang ditawarkan cukup worth it.

Aku berbahagia sekali dengan layanan yang diberikan IndiHome selama ini karena kehadirannya di rumah memberi support maksimal bagiku agar terhubung dengan banyak orang di luar sana. Khususnya untuk berkomunitas.

Sekali lagi, perjalananku berada di titik ini sebagai salah satu blogger pemula merasakan bahwa internet menyatukan Indonesia. Aku menjadi lebih berdaya.

Nah, itulah ceritaku tentang pentingnya komunitas untuk ibu rumah tangga yang rentan stress ya hehehe. Semoga Sobat Hamim mendapat hikmah dari catatan kecilku ini ya.

Apakah Sobat Hamim mau berbagi pengalaman yang sama? Sharing yuks!
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

68 komentar

  1. Aku kalau nggak gabung komunitas kayaknya bisa stress sendiri. Secara seharian ama bocil doang. Butuh ngobrol juga ama orang dewasa yang nyambung sepemikiran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss mba.. Dengan adanya komunitas kita juga bisa membuka pikiran kita ke dunia luar juga ya..

      Hapus
  2. Ternyata banyak banget manfaatnya ya mbak kalo gabung ke komunitas tuh, apalagi buat para ibu. Bisa jadi ajang me time sekaligus tetap produktif juga.

    Apalagi sekarang juga ada kemudahan akses layanan Internet juga. Jadi meski berbeda daerah bisa tetep terkoneksi satu sama lain

    BalasHapus
  3. Aku juga nanti kalau udah nikah pengen masih bisa aktif di komunitas kayak kak Hamiiim, jadi selalu menjadi Ibu yang berdaya. Kak Hamim emang kece dan sangat inspiratif banget!

    BalasHapus
  4. Betul banget mba, ikut komunitas salah satu pengamalan sila ke-3 apalagi komunitas blogger ya mba, bisa kenalan sama banyak blogger dari seluruh Indonesia juga. Dengan adanya banyak jaringan, peluang rejeki pun terbuka daripada hanya terkukung di rumah sendirian

    BalasHapus
  5. wah bener-bener komunitas buat ibu rumah tangga berasa hidup kembali wkwwk.. menjaga kewarasan banget ya, walaupun cuma bisa ngobrol via internet, tapi lebih baik lah ketimbang ngobrol sama tembok kwkwk

    BalasHapus
  6. Setuju mbak, emak harus berkomunitas supaya bisa tetap bahagia dan tak melulu mengurus seabrek aktifitas rumah tangga. Dengan berkomunitas saya pun mendapatkan banyak teman se Indonesia bahkan nambah wawasan dan pengetahuan...semoga internet mampu menyatukan keberagaman di Indonesia.

    BalasHapus
  7. Bener banget iniii wkwkwk, kalau ngga ikutan komunitas kayaknya rawan stress dan burn out deh yaa. Semangat bu ibuuu, kita bisaa! Adanya internet juga membantu banget sih, jadi meskipun komunitasnya online tetep bisa menjalin silaturahim

    BalasHapus
  8. Waduh malah kalo ngga ikut komunitas tuh aku berasa jadi katak dalam tempurung. Bayangin deh jadi ngga update info, kalo circle positif gini bisa semangat. Apalagi ada internet menyatukan Indonesia bisa berteman ke segala penjuru.

    BalasHapus
  9. Yap ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan kalau kita gabung di komunitas ya. Bukan hanya memperluas relasi atau pertemanan saja tapi bisa membuat kita tetap produktif karena di komunitas sendiri ada berbagai kegiatannya yang positif

    BalasHapus
  10. Karena gabung dengan komunitas jadi memperluas networking, banyak teman, dan juga terjalin kerjasama. Memang tepat rasanya dengan sila ke-3 ya mbak

    BalasHapus
  11. Dengan ikut banyak komunitas ini menambah ilmu juga ya mba.. Karna banyak teman" yg ilmunya keren".. Kayak mba Hamim ini nih, jago canva dan udh jadi canva creator juga nih.. Hihii..

    BalasHapus
  12. komunitas untuk buibu tuh penting banget salah satunya buat support system plus juga jadi ajang utk saling menginspirasi

    BalasHapus
  13. Saya jujurly agak picky sih masuk komunitas gitu, tapi memang penting sih jaman now networking tuh yaa, banyak komunitas jadi banyak teman dan banyak kesempatan juga pastinya

    BalasHapus
  14. Hidup serasa lebih hidup ya, kak.. kalau ada sederet komunitas yang membangkitkan semangat.
    Dan bersama internet lancar, semua bisa dipenuhi. Mau belajar lebih banyak lagi dan sejauh manapun, bisa dengan mudah terwujud.

    BalasHapus
  15. Kalau ga ketemu dan gabung dg komunitas mgkn aq udh depresi mba. Hiks. Merantau tanpa keluarga dekat. Tanpa teman krn dlu besar di Jogja. Plus anak tantrum dan jrg ktmu suami. Komunitas yang menguatkan ku. Dan beneran kebantu banget dengan adanya internet

    BalasHapus
  16. Bersyukur banget sama internet. Saat pertama kali resign dulu, kalau gak ada internet, aku ga akan nemu komunitas2 keren yang membawaku ke dunia literasi dan blogging seperti sekarang.

    BalasHapus
  17. Komunitas itu buanyak loh manfaatnya, jadi Ibu Rumah tangga pun sangat bagus kalau tergabung didalamnya. Mereka bisa banyak sharing hal-hal yang kurang mereka ketahui 😎

    BalasHapus
  18. Bener banget deh mbak. Meski hanya sebagai ibu rumah tangga, dengan berkomunitas bisa mereduksi gejala stress akibat seabrek pekerjaan rumah tangga haha.
    Dan senangnya bisa terus haha hihi kita kalau internetnya kencang pake si IndiHome kan.

    BalasHapus
  19. Bener banget mbak... Internet itu seperti jendela yang bisa menguak wawasan kita tentang apapun dan membuat kita dan komunitas di luar sana jadi tanpa jarak.
    JAdi ibu rumah tangga harus makin berdaya denga ikut komunitas yang sesuai dengan passion. jangan asal ikut2an aja ya

    BalasHapus
  20. Luar biasa sekali kakak ini, ibu rumah tangga yang produktif dan aktif di komunitas. Btw, bagaimana cara atur waktunya kak?

    BalasHapus
  21. Menurut aku penting banget sih dari pada dihabiskan dengan hal yang gak penting seperti ghibah dan sebagainya.
    Selain bisa upgrate ilmu,bisa saling share ilmu yang bermanfaat lain nya

    BalasHapus
  22. Tentu lebih asyik klo gabung di komunitas, kita sbg emak2 juga perlu dunia lain utk pengalihan aktivitas kita yg monoton di rumah, meski pulang2 capek, tp hati senang, pikiran fresh, dn kita siap menghadapi hari2 sbg emak lg. Juga utk menyalurkan bakat n potensi yg ternyata bs menghasilkan cuan. Apa gk tambh semangat jd nya 😊

    BalasHapus
  23. SEtiap orang menurutku butuh komunitas agar minat dan ketertarikannya terhadap sesuatu dapat disalurkan dan memiliki banyak teman. Kondisi setiap orang juga mempengaruhi jenis komunitas yang ia pilih. Misal para ibu rumah tangga tentu akan memilih jenis komunitas yang kegiatannya ramah untuk para ibu.

    BalasHapus
  24. Benar banget mbak hamim, ada banyak pilihan buat ibu rumah tangga tetap berdaya dari rumah. Asal pintar cari circle positif, pasti ketularan postif juga

    BalasHapus
  25. Aku bersyukur bgt deh jadi ibu rumah tangga di era digital. Awal2 sempet jetlag. Hingga akhirnya ketemu circle positif lewat internet. Termasuk ketemu para blogger hebat ;) semangat berkarya ibu hebat!!

    BalasHapus
  26. Ikut berbagai komunitas bikin Bu ibu aktif dan sibuknya ga kalau dgn pegawai kantoran 😁

    BalasHapus
  27. Bener banget semua poinnya, mbaaa, aku juga merasa berkomunitas itu penting buat ibu rumah tangga supaya bisa banyak teman dan kegiatan yang positif

    BalasHapus
  28. Banyak banget mba komunitasnya keren banget.. bagi waktunya gimana mba...

    BalasHapus
  29. Aku dulu ikut komunitas parenting, pejuang ASI dan seabreg komunitas lainnya mom. Hehe. Sekarang semenjak anak besar malah agak berkurang ikut komunitas.

    BalasHapus
  30. berkomunitas itu penting banget bahkan bagian dari fitrah manusia mba, aku senang berkomunitas meski gak sepadat bberapa tahun lalu, mulai aku kurangi sebab anak anak makin gede makin perlu perhatian banyak huhu

    BalasHapus
  31. Sebagai makhluk sosial kita tentu perlu sekali bersosialisasi nah ikut komunitas selain bisa bersosial kita juga bisa dapet ilmu2 yg sedang kita cari dalam sebuah komunitas. Salut yah emak2 masih bisa ikut komunitas. Bisa jadi semangat buat kami yang masih jomblo hehe

    BalasHapus
  32. Ibu rumah tangga ikut komunitas juga bisa menghibur diri saat event offline trus bisa ketemu bercanda ketawa2 rasanya me time bngt bisa melepas semua kepenatan

    BalasHapus
  33. Jadi ibu rumah tangga itu yang penting waras. kumpul2 sama teman2, saling sharing, meskipun jarak jauh. maklum kerjaan jadi IRT gak ada habis nya.

    BalasHapus
  34. Sebagai ibu rumah tangga aku jadi merasa 'tersindir' secara aku kurang terlalu aktif juga gabung di komunitas, krn merasa sibuk sama urusan domestik. Nice artikel mbak, aku jadi semangat mau lebih aktif di komunitas.

    BalasHapus
  35. aku sendiri kalau melihat ibu-ibu aktif di komunitas ikut seneng, tentunya nambah networking juga
    apalagi mbak Hamim juga aktif menulis, perlu juga bergabung dengan komunitas yang relate dengan dunia tulis menulis
    aku seneng sekarang sudah ada internet yang bisa menghubungkan semua anggota komunitas secara online, untuk join juga bisa via online, meeting juga bisa online. semakin dipermudah

    BalasHapus
  36. Halo mba, walaupun belum menjadi IRT tapi saya setuju banget dengan 5 alasan kenapa harus ikut komunitas. Sebagai blogger, dulu saya seperti jalan di tempat saat ngeblog sendiri. Setelah ikut komunitas blogger, jadi merasa lebih berkembang dan bersemangat ngeblog.

    BalasHapus
  37. Aseliikk seruuu bgt join komunitas yg m'berdayakan, apalagi klo didukung internet yg mantab jiwaaa

    Makin semangaatt utk kreasikan konten yg bagus yakkk

    BalasHapus
  38. wah saya baru tahu lho kalo mba Hamim seorang Canva creator, secara saya juga pengen banget belajar design pake Canva. Dan saya setuju banget dengan alasan2 yang mba Hamim sebutkan diatas kenapa ibu rumah tangga harus berkomunitas. Nice article btw :)

    BalasHapus
  39. Jujur, komunitaslah yang hiat sy ngerasa nggak bosan setelah selesai kuliah, sy lebih semangat nulis, semnagat jd pribadi yang lebih baik serta belajar mandiri dri para wanita sesam komunitas terutama komunitas blogger

    BalasHapus
  40. ibu saya juga ibu rumah tangga, beliau gabung di beberapa komunitas offline seperti arisan rt rw juga pengajian, jadi setuju banget sama alasan gabung komunitas yg disampaikan di atas, yg pasti banyak hal baik terjadi

    BalasHapus
  41. Buat ibu rumah tangga yang full dirumah, emang bagus banget kalau ikut gabung dikomunitas seperti ini, biar pikiran nya tuh selalu upgrate sama hal yang positif ya

    BalasHapus
  42. Manfaat berkomunitas banyak banget ya, makin mengasah diri, nambah teman dari Indonesia. Komunitas yang baik juga berpengaruh buat kesehatan mental kita.

    BalasHapus
  43. Ya betul, berkomunitas sedikit banyaknya bisa menurunkan stress bagi ibu rumah tangga yang lebih banyak urusan domestiknya. Tapi penting juga berkomunitas yang sesuai dengan hobi/minat, agar circle pertemanan di komunitas lebih positif nggak sekadar kumpul-kumpul semata.

    BalasHapus
  44. Nah.. menemukan circle positif ini terutama yang paling penting, paling tidak itu menurut saya pribadi, "dampak"nya berasa banget loh, kak.. apalagi kalau kebetulan menemukan komunitas yang sesuai dengan minat, dan lokal. Waaah seru ini pastinya. :)

    BalasHapus
  45. Betul Mba, punya circle positif udah jadi dukungan untuk para ibu rumah tangga, lebih-lebih komunitas yang bisa mendorongnya untuk aktif, lebih produktif, dan lebih berdaya yaa.

    BalasHapus
  46. Alhamdulillah yaa, adanya internet stabil dari IndiHome membantu banget ibu-ibu yang ingin tertap berdaya dari rumahnya, kita jadi bersemangat menjalani hari. :)

    BalasHapus
  47. Bertemu circle yang positif jadinya memberikan dampak positif juga, sehingga makin semangat untuk berdaya dan berkarya

    BalasHapus
  48. Wah mantap Mbak, jadi ibu2 ini walau tugasnya banyak tapi tetap bisa mengembangkan potensi dan skillnya ya. Aku nanti kalau jadi ibu2 juga ingin deh bisa seperti ini, hehe

    BalasHapus
  49. setuju banget Mbak
    Penting banget berkomunitas walau punya tugas seabrek
    karena dengan berkomunitas, jiwa kita mendapat makanan/santapan
    asal jangan terperosok masuk komunitas yang isinya orang2 toksik :D

    BalasHapus
  50. ibu ibu berkomunitas itu cukup penting sih menurut saya, semua alasannya kenapa di artikel ini udah pas banget. selain itu ibu berkomunitas bisa banget mempertahankan kewarasan diantara kesibukan tugas dan tanggung jawab dirumah, juga sebagai media aktualisasi diri

    BalasHapus
  51. Ternyata apa yang kita lakukan ini adalah bagian dari pengamalan sila-sila dalam Pancasila. Berkomunitas dan menemukan wadah yang bisa mengakomodasi apa yang kita suka dan menjadi semakin produktif bersama-sama.
    Sukses selalu, kak Hamim dan berkomunitasnya.

    BalasHapus
  52. Saya sangat setuju kalau keberadaan internet harus kita maksimalkan. Mengikuti berbagai kegiatan, upgrade diri itu lebih baik daripada menghabiskan waktu tidak tentu

    BalasHapus
  53. Kalau IRT merasa sepi, cari komunitas yang sevisi dan selevel itu adalah salah satu cara berdaya. Sekarang banyak komunitas, tinggal cari yang cocok. Alhamdulillah dengan adanya internet bikin mudah berkomunitas.

    BalasHapus
  54. Ikut komunitas bagi saya seperti mengingatkan saya terus bahwa kehidupan nggak cuma selebar pekarangan rumah saja. Dan membuat saya jadi tidak. Sombong karena bertemu banyak ornag yang hebat

    BalasHapus
  55. Aku g tau gimana menghadapi hari-hariku selama pandemi kalau g punya komunitas
    Bener deh internet menyatukan kita banget dan bikin waras hidup
    Btw pas tadi iseng cek kontak aku sama mbak hamim, udah 8 grup yang sama loh kita bergabung πŸ˜‚

    BalasHapus
  56. Bener banger, bergabung di berbagai komunitas inspiratif untuk seorang ibu rumah tangga sangat penting, selain membuka wawasan juga menambah pengetahuan plus nambah teman juga. Itu juga yang aku rasakan bertahun-tahun lalu saat bergabung di komunitas, senangnya bisa menambah teman baru yang menyenangkan.

    BalasHapus
  57. punya komunitas itu memang banyak banget manfaatnya ya, mbak selain bisa menambah relasi dan pertemanan juga bisa nambah ilmu

    BalasHapus
  58. Asiknya join komunitas itu karena nambah teman, ilmu, kadang info yang mendatangkan cuan. No gosip gosip klub. Terima kasih internet! Bisa join komunitas yang anggotanya dari berbagai kota di Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat bermanfaat ketika berkumpul dengan yang memiliki rasa dan asa yang sama.
      Membuat kita nyaman dan alhamdulillah kalau sampai menghasilkan pundi-pundi berlian. Heheh..

      Hapus
  59. Setuju, perlu banget, memang penting komunitas untuk ibu rumah tangga yang rentan stress. Jadi ketemu circle positif, tambah teman, inspirasi dan punya wadah berkarya pun banyak manfaat baik lainnya

    BalasHapus
  60. yes... Jd ibu rt hrs produktif ya mba. bukan hanya ngerjain hal2 yg ada hubungannya dgn kasur, sumur, dan dapur

    BalasHapus
  61. Alhamdulillah ya.. Support system nya luar biasa... Semoga sukses selalu kakk.. Semangat terus berkarya πŸ˜‡

    BalasHapus
  62. Setuju banget. Perempuan, internet, dan komunitas jadi hal tak terpisahkan di era digital ini bagu perempuan

    BalasHapus
  63. Ah, benar sekali. Jangankan ibu rumah tangga, ibu karir macam saya aja merasa masih perlu komunitas. Jenuh soalnya. Dan ajaibnya, walau belum pernah bertemu, tapi tetap merasa dekat.

    BalasHapus
  64. Setuju banget dengan tulisannya mba Hamim. Memang penting banget walau sibuk tetep harus berkomunitas ya. Aku juga tapi paling yang semisi visi dan sehobi hehehhee

    BalasHapus
  65. Sebenarnya di setiap daerah perumahan sudah ada wadah wadah berkomunitas sendiri, seperti pkk, majlis taklim, dll. Sayang, belum ada yang basisnya minat seperti bercocok tanam, menulis, dll. Semoga besok mulai ada komunitas menulis tingkat komplek atau RT/RW, aamiin.

    BalasHapus
  66. Sepakat Mbak. Bahwa komunitas itu penting dan sangat bermanfaat. Salah satunya memberikan peluang untuk berdaya dari rumah, yang menjadi impian semua ibu rumah tangga seperti saya misalnya hehe. Pemacu semangat agar terus bertumbuh dan berkembang..

    BalasHapus

Posting Komentar