=Hamimeha

Blogwalking dan Adab-Adabnya

65 komentar
Blogwalking dan adab-adabnya
Hai Sobat Hamim? Masih bertahan gak nih nulisnya? Atau sudah mulai surut melihat traffic di dashboard blog gak bergerak? Hehehe

Sabar ya emang yang namanya nulis itu gak selalu cepat dapat pembaca. Tapi gak papa jangan patah semangat. Sebab dalam dunia para blogger ada salah satu istilah yang bisa membuat blogmu dikunjungi dan tulisanmu dibaca.

Bagaimana caranya? Blogwalking.

Iyes, blogwalking adalah salah satu aktivitas yang bisa menaikkan traffic di blogmu. Namun meskipun demikian ternyata blogwalking itu gak boleh sembarang.

Ibaratnya, blog adalah rumah. Maka istilah pembaca atau pengunjung itu sama kayak tamu. Nah blogwalking itu mirip dengan bertamu.

Saat bertamu kan ada etika bertamu, nah sama blogwalking juga ada etikanya. Sebenarnya nih aku menulis ini sebagai sarana mengingatkan diri sendiri sih. Agar saat blogwalking nanti aku tahu bagaimana harus bersikap. Ibarat tamu kan, ada etika bertamunya.

Seputar Blogwalking dan Adab-Adabnya

Blogwalking ini pada umumnya dilakukan oleh komunitas sebagai salah satu agenda mereka. Salah satu upaya untuk saling support tulisan teman blogger lainnya.

Meskipun ada banyak tujuan para blogger ikut blogwalking namun tak sedikit yang enggan terlibat untuk drop link. Pernah suatu kali, seorang blogger senior menyampaikan alasan tidak ikut blogwalking di karenakan memaksimalkan pengunjung organik melalui laman google atau share di media sosial yang mereka punya.

Tak salah sih, setiap orang punya sisi kenyamanan masing-masing. Nah, tapi menurutku untuk para blogger pemula aku sarankan tergabung dalam komunitas dan mengikuti blogwalking ini. Ada banyak sekali manfaat saat kita melakukan blogwalking selain menaikkan traffic tentunya.

Apa itu Blogwalking?

Blogwalking terdiri dari kata "blog" adalah blog kita atau rumah kita dan "walking" artinya sedang berjalan atau jalan-jalan. Maka sederhananya blogwalking adalah jalan-jalan di blog orang.
Blogwalking ini semacam aktivitas saling mengunjungi antar teman blogger. Prinsipnya simbiosis mutualisme. 
BW sifatnya aling menguntungkan karena saling berkunjung antar teman, meninggalkan jejak di kolom komentar, otomatis keduanya diberikan manfaat adanya blogwalking ini.

Menarik bukan? Meski masuk kategori "direct" yang artinya pembaca blog kita dari hasil klik link kita langsung. Memang tidak natural tapi setidaknya tulisan kita jadi ada yang membaca hwakaka.

Sebab pernah Sobat Hamim, aku share tulisan berkaitan pengasuhan di salah satu komunitas di saat blogwalking (biasanya disingkat BW). Nah, pembahasan dari tulisanku seputar pola asuh. Dan senangnya buatku saat itu, rupanya teman-teman yang ikut BW membagikan ulang tulisanku tersebut ke media sosial mereka.

Bahkan ada yang mengaku di share di grup keluarga. Alasannya tulisanku bermanfaat dan sesuai kebutuhan mereka. Duh, terharu kan! Jadi meski terkesan tidak natural dalam mencari pembaca akan tetapi ini adalah upaya agar tulisan yang bagus dan bermanfaat bisa tersebar lebih luas.

Karena aku pribadi sadar diri, mungkin tulisanku masih kalah dengan blog lain yang sudah punya nama dalam menembus google hehehe. Jadi belum banyak yang menemukan tulisanku itu.

Begitu Sobat Hamim, semoga tetap semangat ikut BW ya!

Segudang Manfaat Blogwalking

Sejujurnya, aku sudah menyinggung sedikit manfaat dari blogwalking ini. Namun agar Sobat Hamim rajin melakukan blogwalking yang akan memicu semangat bikin postingan.

Maka aku uraikan segudang manfaat dari blogwalking ya,yaitu:
Manfaat blogwalking
1. Blogwalking meningkatkan semangat buat postingan baru. Sebab malu jika ngedrop link postingan yang sama hehe.

2. Mendapatkan ide-ide segar lainnya dari blog yang kita kunjungi.

3. Belajar gaya bahasa, tulisan, infografis, bahkan tampilan blog orang lain sehingga bisa kita aplikasikan ke blog kita.

4. Menambah wawasan sebab dari BW aku pribadi merasa banyak mendapat ilmu baru dari berbagai tulisan dengan topik beragam dari teman-teman lainnya. Apalagi jika berkunjung ke blog dengan niche tertentu. Jadi seperti belajar langsung dari pakarnya.

4. Menanam blakclink tipis-tipis. Ini bisa menaikkan traffic blog dan ini berdampak pada kenaikan domain authority (DA) dan page authority (PA) secara tidak langsung.
Adab blogwalking

5. Menjadi sarana personal branding untuk kita meski dalam skala kecil. Sehingga teman-teman blogger bisa mengenal kita.

6. Mendapatkan feedback, biasanya ini sifatnya pribadi dan disampaikan secara privasi bukan saat BW. Nah, ini penting juga lho, sebab kritik dan saran yang membangun membuat performa kita sebagai blog menjadi lebih baik. Betul tidak?

Nah, kenapa kritik dan saran tidak di sampaikan saat Blogwalking berlangsung?

Oke, kita temukan jawabannya di adab-adab blogwalking ya Sobat Hamim.

Blogwalking dan Adab-Adabnya

Taraaa, kita sampai di sini ya. Sebagaimana aku bahasa sebelumnya bahwa blogwalking ini semacam bertamu ke rumah orang. Pasti kita sepakat bahwa ada etika atau ada yang dijaga saat berkunjung.

Mengapa saya getol sekali membahas ini, sebab saya pribadi pernah mengalami ikut BW namun komentar yang ditinggalkan tidak sesuai kesepakatan. Kadang, aku mencoba refleksi diri.

"Ah, jangan-jangan aku menjadi tipe pengunjung yang malah menjadikan performa blog teman yang aku kunjungi menurun". Itulah alasan aku menulis seputar blogwalking dan adab-adabnya ini sebagai pengingat buat aku pribadi.

Bagaimana bisa? Jadi Sobat Hamim, performa blog menurun itu bisa diindikasi dari banyaknya bounce rate. Dilansir dari niagahoster.com menyebutkan, Bounce rate adalah persentase pengunjung yang langsung meninggalkan website setelah membuka satu halaman saja (Google Analytics). 

Yoast SEO menambahkan, bounce rate adalah keadaan di mana pengunjung hanya membuka satu halaman website tanpa melakukan tindakan apa pun. Mereka tidak menekan tombol menu, CTA, atau internal link lainnya di halaman tersebut.

Wah apa dampaknya jika bounce rate tinggi, biasanya berpengaruh pada kebutuhan saat ada job dari klien untuk blog tersebut. Terlepas dari tulisan yang mungkin memang perlu diperbaiki agar membuat pembaca betah.

Nah, kan kalau di agenda blogwalking kita sepakat memberikan keuntungan bersama antar member. Maka hal ini juga perlu dilakukan oleh para anggota yang ikut BW untuk bisa bertahan minimal 3 menit dipostingan yang dia buka. Begitu teori yang sering aku dengar.

Adab-adab saat blogwalking

Nah,  ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan ketika melakukan blogwalking, yaitu:
Etika blogwalking

1. Tinggallah min 3 menit di blog yang kalian buka

2. Berkomentarlah dengan kata atau kalimat yang santun, perlu diperhatikan panjang kata setidaknya 5 kata

3. Jangan sekali-kali meninggalkan komen pendek seperti, "niche info, mantap, wah bermanfaat, dan yang serupa". Apalagi kalau sampai menulis seperti ini, "Wah ini endorse-an ya!" "Ah ini iklan nih."

Meski terdengar positif namun ini mengindikasikan jika kita tidak membaca dengan baik postingan teman kita bahkan memicu provokasi.

Menurutku ini masuk kategori kurang beradab. Kenapa? Sebab kalian tidak menghargai tulisan kawan yang kita kunjungi. Selain itu menyalahi aturan saat blogwalking. Karena pada umumnya rules saat BW rata-rata diminta komen min 5 kata yang baik dan sesuai dengan isi postingan.

Kerugian lain, jika melakukan hal di Sobat Hamim akan kehilangan kesempatan belajar dari tulisan orang lain. Nah lho!

Apakah boleh memberi masukan? Jika memungkinkan sebaiknya di japri.  Sebab kurang nyaman jika kita menasihati dengan kondisi banyak orang kan (dibaca banyak orang).  
Namun jika bentuknya pertanyaan seputar isi postingan boleh saja. Dengan catatan beri komentar pertanyaan yang tidak menjatuhkan atau menyudutkan penulis.

4. Jangan tinggalkan link hidup di kolom komentar. Jahat sih kalo kayak gini!

Artinya kamu memang sengaja spam di blog orang lain. Jika demikian akan membuat google berpikir negatif pada blog yang dikasih link hidup itu.

Dampaknya apa? Google will delete the blog, suatu saat nanti. Nah lho! Jahat kan!

Lalu bagaimana cara agar tetap bisa ngasih link ke kita tapi tidak jadi spam? Jawabannya adalah isilah link di tempat yang disediakan, bukan di body komentar ya.

Wah panjang juga ya ulasan tentang adab blogwalking ini. Sebenarnya, aku pribadi menulis hal ini semacam pengingat agar aku menjadi tamu yang menjaga etika di rumah orang. Iya tidak?

Selain memberikan manfaat bagi kita saat blogwalking sejatinya kita juga memberi kebaikan bagi orang yang berkunjung. Bahkan, ada pula yang memang ikut BW karena kebutuhan page view dari klien mereka.

Nah, kehadiran kita di blog mereka ini jelas membantu dan memudahkan urusan mereka kan. Cukup klik postingannya, nikmati isinya, berkomentar sesuai isinya dengan santun, dan stay min 3 menit. Mudahkan?
Ingat, saat kita memudahkan urusan orang lain insya Allah, Allah pun akan memudahkan urusan kita. Yukslah jangan membuat diri kita dzolim sesama blogger.
Kalau kita masih berperilaku seperti di atas, sengaja ataupun tidak yuks kita mulai perbaiki. Ingat, bahwa blogwalking itu prinsipnya simbiosis mutualisme. Saling menguntungkan!

Bagaimana cara ikut blogwalking?

Oke Sobat Hamim, setelah mengulas banyak hal seputar blogwalking maka berlanjut pada bagaimana ikutan BW.

Pertama sih bergabunglah dengan komunitas atau club para blogger. Kalian juga bisa kok bikin sendiri semacam grup para blogger dan saling memberikan support di blog masing-masing


Kedua, aktif membuat postingan terbaru dan ikutlah program BW yang diadakan di komunitas tersebut.
Apakah semua komunitas blogger ada program BW nya? 
Belum tentu. 

Tapi saranku kalian bisa mengikuti akun-akun di instagram yang memiliki niche tentang blog. Contoh nih ya, ada bloggerhub, ISB, ICC, KEB, IIDN, 1M1C, HijabBlogger, blogspedia, tapis blogger, SEO Moms, niagahoster, bloger perempuan nasional, dan masih banyak lagi.

Fyi, dari semua komunitas di atas sobat Hamim jangan salah paham ya. Aku tidak semua masuk kok di komunitas itu, sekadar tahu. Tapi,...

Semua akun di atas banyak memberikan wawasan berkaitan seputar blog. Baik melalui feed, IGS, ataupun sebuah webinar yang bisa kita ikuti secara gratis lho! Menarik bukan?

Apakah semua akun tersebut ada program BW nya? Sekali lagi belum tentu. Tapi aku sarankan untuk bergabunglah dengan salah satu komunitas di atas. Ikuti aturannya dengan baik dan bersikaplah sportif.
Komunitas
Semisal ada program BW ataupun lain di komunitas tersebut maka Sobat Hamim pastikan menjadi member yang aktif, produktif, dan sportif. Jangan jadi benalu ya, ops!

Oke, alhamdulillah tak terasa bahas seputar blogwalking dan adab-adabnya ternyata panjang juga ya hehee. Semoga tidak bosan dan khusus buat aku pribadi sebagai pengingat. Semoga bermanfaat!


Happy blogwalking!
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

65 komentar

  1. wih komunitasnya mbak hamim banyak banget ya ternyata. Kalau aku di awal semangat banget memang blogwalking, malah jadi semangat nulis karena di salah satu grup 1 minggu 3 kali jadwal BW. Jadi aku terpacu unnutk menulis satu minggu sekali biar ikutan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mbakkkk itu contoh saja, saya tidak masuk ke semua ituuu hahaha gak kuat mbak hp ku

      Hapus
  2. Wah baru tahu kalau ternyata ada banyak juga grup blogger yang rajin blogwalking. Aku sebenarnya newbie banget soal ini, baru ikut pertengahan tahun ini. Kalau boleh tahu singkatan grup itu apa aja ya..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mas, wah perlu digaris bawahi tidak semua komunitas ada blog walkingnya.

      Makanya saya menyebutkan di atas jika ada bw ya alhamdulillah jika ndak ada maka kita tetap bisa punya sarana berbagi ilmu

      Hapus
  3. Dalem dan jleb juga nih tulisannya. Hahaha kayaknya baru kakak deh yang nulis sebanyak ini tentang BW dan adab-adabnya. Keren lah!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah alhamdulillah terima kasih kakak. Semoga berkenan dan bermanfaat

      Hapus
  4. Blogwalking = main ke tetangga lalu saling ngobrol (bukan ngegossip). Ada adabnya. Hehehe. Bener tuh kak manfaat bw bnyk bgt.

    BalasHapus
  5. Wuih kk keren banget ikutan banyak komun blogger. Jadi tambah banyak ilmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukannn saya tidak ikut semua komunitas itu. Saya hanya menyebutkan saja hahhaa

      Hapus
  6. Anyway, akupun selain simbiosis mutualisme, aku suka blogwalking karena bisa terinspirasi dari segi tampilan memang mbak. Trs ide menulis, gaya bahasa. Jd memang menurutku BW itu ttp menguntungkan untuk mengembangkan diri ;) tapi harus banget nih dinotice terkait adab BW. Karena nyatanya nggak semua orang tahu dan paham :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak dan dari bebrapa refrensi artikel yg aku baca sebenarnya sudah banyak sih dibhas juga. Pun di beberala komunitas pun pasti ada rules juga sayangnya emang kembali ke kesadaran masing2 sih

      Hapus
    2. Iya bener banget. Dan kesadaran tsb nggak bisa kita kontrol. Jadi tantangannya ada di diri sendiri. Bagaimana menyajikan artikel yg enak dibaca sampai akhir. PR besae buatku :'(

      Hapus
  7. bagiku blogwalking ini adalah bentuk saling suport antar blogger, baiknya sih mengikuti adab-adabnya. Selain ngikutin adab di atas, boleh nambahin satu gak? baiknya jangan telat. Karena bisa saja komentar kita itu sedang dibutuhkan teman kita misalnya untuk lomba atau laporan job.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak bloger support bloger. ..

      In case yang mbak maksd juga kadang tidaknterprediksi.

      Tapi tanggung jawab moral memang sebaiknya drop link artinya sanggup buat mmenuhi rules ya .

      Hapus
  8. Seperti halnya teman-teman sebagai pemula saya juga melakukan blog walking dan merasakan banyak manfaatnya

    BalasHapus
  9. Sepertinya aku harus rajin ikut Blogwalking nih karna ternyata manfaatnya banyak banget ya selain dapat page view pembaca^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak, memaksa kita buat rajin nulis hehehe.alhasil rajin psoting artinya saling memberi dampak kebaikan

      Hapus
    2. Iya nih mba, Insyaa Allah sekarang mulai rajin lagi nih.. Hehee,,
      Makasih tulisannya mba, bikin semangat lagi nih aku :D

      Hapus
  10. BW juga adabnya ya kak biar gak jadi orang yg nyebelin gitu... Apalagi makin nyebelin kasih link2 hidup di blognya karna kita sndiri aja gak nyaman liatnya, hehehe bw juga pasti bnyak bnget manfaatnya ya kk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena kita mengibaratkan blog bagai rumah dan pengunjung bagai tamu.
      Tapi itu kembali ke personal sih mbak.

      Kalo dalam tulisanku ini konteksnya dmikian.

      Alhamdulilah semga teman2 berkenan dg tulisan ini

      Hapus
  11. bw menguntungkan sekali memang dari kedua belah pihak, kadang aku kangen sahut-sahutan gitu, which means kitanya juga balas komentar yang berkunjung. Masih usahakan juga nih buat menyempatkan meski masih bnyk bolongnya. Thanks for sharing ya mba hamim

    BalasHapus
    Balasan
    1. masya allah bisa gitu y mbak, saling sahut di postingan yng sama mksdnya

      Hapus
  12. Aku pernah mba, kesel sama salah satu blogger yang komennya sering ga nyambung wkwkw dan singkat2 juga. Kalo syaratnya itu 9 kata, dia akan kasih 9 atau maksimal 10 kata. Akhirnya aku bales kalo ke blognya dia aku juga akan seperti itu wkwkw duh jadi kena tempeleng nih sama tulisannya mba hamim >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hwkakakaa

      Kadang pengen bales hal serupa tapi kemudian mikir kok aku sama aja sama si dia hehe.
      Toh aku sebel saay diperlakukan gtu hehe

      Hapus
  13. Kalau bw sama sesama blogger kebanyakan sih sudah mulai tahu aturan bw itu apa saja. Nah, yang repot itu pas bw tlbukan sesama blogger terus komentarnya aneh-aneh. Auto masuk spam deh mbak, hihi

    BalasHapus
  14. wah keren banget penjelasannya, sejauh ini bw ya aturannya tidak tertulis gitu, tapi begitu di jabarkan jadi panjang dan banyak juga ya ternyata.

    Aku sih emang seneng bw karena bisa nemu banyak informasi dan juga bisa cari-cari inspirasi tampilan blog hehee. Komunitas juga emang berguna banget, selain nambah temen juga ngejadiin blog kita tetep hidup, jadi semanget kan nulis juga kalo blognya hidup dan rame

    BalasHapus
  15. Ini postingannya daging banget Mba Hamim, selain ditujukan ke blogger yang memang sudah sering BW (meskipun kadang juga ada yang belum paham betul etika BW) artikel ini ditujukan juga untuk mereka yang bukan blogger. Misalnya nih, kalau kita lagi ikutan lomba blog, trus minta tolong temen untuk kasi feedback atau komentar malah keseringan komentarnya cuma "Wahh artikelnya menarik", "Mantap", "Semangat yaa" dan lain-lain.

    Meskipun hal tersebut tidak bisa disalahkan (masih bersyukur ada yang koment dan semangatin) tapi kelihatan seperti gak ikhlas support temen, wkwkkw.

    Dari artikel ini saya juga belajar dan introspeksi diri, agar bisa selalu support teman sesama blogger. Terutama yang tentang bounce rate itu, jangan sampai gara-gara cuma komentar sekadar aja, malah jadi ningkatin bounce ratenya.

    BalasHapus
  16. Saya sangat setuju dengan artikel yang kakak tulis disini. BW tentu saja ada adab nya. Dan yang bikin risih itu spam link ataupun meninggalkan jejak dengan link mereka di kolom kementar. Itu benar - benar mengganggu menurut saya

    BalasHapus
  17. Setuju sekali, blogwalking itu bisa menambah wawasan, apalagi kalau kegiatan BW komunitas. Saya biasanya BW ke blog yang nichenya mirip-mirip dengan saya, tapi kalau ikut BW komunitas blog, jadi tau info dari blog niche lainnya.

    Sebenarnya saya baru tau beberapa tahun terakhir ini loh kalau tak boleh naruh link hidup di link komentar. Dulu saya melakukan ini karena meniru orang lain.

    Tulisan tentang adab saat blogwalking ini berguna banget dan memang menjadi reminder sebagai blogger. Oh oiya, kalau saya bandingkan dengan media sosial lainnya, warga blogger itu adalah paling ramah. Kalau lihat kolom komentar di Youtube, IG dan Tiktok, omongannya banyak yang tak di-filter.

    BalasHapus
  18. Saya setuju sekali, mbak. Blogwalking itu berguna bagi pemula maupun senior. Dan memang adab itu penting, walau berkunjung di dunia maya. Pernah juga saya nulis tentang ini dan malah aku update tentang tipe2 BW nya

    BalasHapus
  19. Ngerasain banget kalau ikut BW langsung kecharge semangat buat bikin konten

    BalasHapus
  20. Iya mbak, bw harus ada adab adabnya. Apalagi cuman berkomentar keren gitu ya. Syukur lagi sekarang banyak grup saling support

    BalasHapus
  21. Mbak saya amasih newbie ngeblog nih, komunitas yang menerima blogger newbie yang mana aja ya. Pengen ikut belajar

    BalasHapus
  22. Sebenarnya blogwalking itu tidak terlalu wajib dilakukan, hanya saja blogwalking perlu dilakukan ketika sedang ikut dalam event berbagi tulisan di beberapa komunitas, yang mana sesama anggota wajib saling berkunjung, berkomentar, dan meninggalkan jejak di blog yang ikut.

    Manfaat utama dari blogwalking adalah untuk saling mempertahankan tali silaturahmi sesama Blogger sekaligus saling membantu Blogger untuk menaikkan angka kunjungan blog, dan tentu saja semakin menaikkan PV.

    tapi berkat blogwalking, saya jadi mendapat teman Blogger, membaca berbagai jenis tulisan, serta mendapatkan ilmu ilmu dan wawasan baru.

    BalasHapus
  23. Banyak banget ya komunitas blogger...
    Kalau saya, misal ada yang menyimpan link hidup di badan komentar, otomatis dihapus... Tapi agak penasaran, gimana sih caranya bikin link hidup di komentar, hihihi...

    BalasHapus
  24. Suka bangeeet sama kegiatan BW tuh, menambah ilmu, wawasan dan bisa saling kenal padahal blm pernah ketemu penulisnya hehe.. Kalau aku, daripada nonton berita gosip atau acara tv gajelas, mending disuruh BW wkwkwkk

    BalasHapus
  25. Saat meninggalkan komen, juga sedapat mungkin, jangan seperti ini
    👇👇
    "Acaranya bermanfaat sekali ini, bagus tambah wawasan. Mau juga kalau ada kegiatan yang sama, saya diajak,"

    Kesannya gimana gitu, seperti kurang sedap, terutama buat postingan yang merupakan "post paid". Hix ..😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha iya ya. Panjang sih tapi rupanya ada maksd terselubung.

      Wah aku malah gak mikir sejauh itu sih mbak.

      Biasanya sih fokus pada isi yang emang bagus hahaha tapi masak minta diajak hahahah.
      Apa emang dia merasa butuh dan g menyadari jika itu post paid

      Hapus
    2. Itu beneran mbak, ada 2 nama blogger, sayangnya mereka adalah blogger yang menurut daku "senior" dalam hal blogwalking.

      untungnya blog daku moderasi. Jadi bisa gak usah ditayangkan komennya.

      Hapus
  26. Alhamdulilah udah diingatkan lagi mbak,,,
    Saya pernah ikutan BW ternyata temanya sama,, untungnya isinya beda :D:D
    Mudah mudahan kedepannya saya jadi lebih beradab dalam BW ...

    BalasHapus
  27. Baru sadar ternyata belum follow blognya ... 😁😀

    BalasHapus
  28. Pas banget Mbak. Bunda merasakan juga manfaatnya, terutama dalam hal menambah wawasan. Dan satu lagi, kalau bisa ketika lagi 'walking' ke karya kawan, kita fokus, biar bisa membaca dengan baik sehingga memberi komentar yang sesuai. ada saat Bunda menjawab cepat, ternyata kurang pas hanya gara-gara mengejar tenggat waktu. Salah besar! Insya Allah diperbaiki. makasih Mbak sharingnya, sudah mengingatkan

    BalasHapus
  29. menurutku penting banget BW, seperti yang udah mbak jelasin, bisa tambah temen, tambah ilmu, tambah view blog juga, aku biasanya selalu sempetin BW walau kadang-kadang gak komen sih :D tapi tetep dibaca kok

    BalasHapus
  30. mbak Hamim...tolong geret aku kedalam komunitasmu donk. Banyak amat !!

    Tapi benar banget yang itulis mbak, aku pernah donk baca kritikan remeh temeh yang menurutku ga banget.

    Ya niatnya seperti mencari-cari kesalahan...semacam komen ngasih tahu kalau typo itu ya mbok janganlah...kan nulis itu ratusan bahkan ribuan kata, salah dikit ya wajar aja.

    BalasHapus
  31. Uwiw, perlu banyak belajar nih sama senior biar bisa nulis banyak kay gini. Btw adab adab ini penting sekali, apalagi kalau mau kasih koreksi, sebaiknya jangan di komentar.

    BalasHapus
  32. Mbaak...masya Allah keren banget komunitasnya banyak..
    Ah bener banget mbak..
    Saat BW aku jadi belajar beragam gaya penulisan, infografis, dsb..
    Yess adab penting banget..
    Makasih mbak..lengkap banget tulisannya

    BalasHapus
  33. Waaah, baru tahu banyak manfaat BW lainnya nih, Mbak. Eh Mbak, Sampean ndak bingung ikutan banyak komunitas begitu? Aku gabung 3 aja udah kena SP :3

    BalasHapus
  34. Barakallah banget ya Mba dengan blog walking ini gak hanya bikin silaturahmi makin deket tapi jadi ladang belajar karena banyak ilmu dishare. Aku paling suka blog walking ke parenting gitu

    BalasHapus
  35. Salah satu manfaat BW yang kudapat adalah mendapat inspirasi dari postingan sesama blogger. Atau dari desain-desain kecenya kayak punya Kak Hamim ini

    BalasHapus
  36. Iya. Semua ada adab-adabnya. Termasuk BW. Lain dari itu BW itu juga ada manfaatnya.

    BalasHapus
  37. aku ada juga rencana nulis tentang blogwalking ini tapi nggak ketulis-tulis. hihi. kalau aku pribadi memang suka sebal pas bikin tulisan eh komennya cuma nice info, gan. heu

    BalasHapus
  38. Tips blogwalking yang sangat bermanfaat bagi saya. Wah baru tau tuch bouch rate turun gara-gara mengunjungi blog org hanya sebentar saja. Jadi skg mau jadi tamu yang beretika. Tks infonya.

    BalasHapus
  39. gara2 blogwalking jg kita jd tau sedikit2 karakter teman segrup atau komunitas. biasanya masing2 punya kekhasan. ada yg khasnya ketawa, ada yg suka kasih masukan, ada jg yg dtg cuma baca poin2 trus bilang nice info. asli males ikut bw klo makhluk yg begitu ikut ngelist. tandain!

    BalasHapus
  40. Saya sering datang ke blog yang tulisannya tidak lebih dari 100 kata. Dalam situasi begini tidak mungkin saya bertahan di sana lebih dari 3 menit.

    Saya bahkan tidak melihat manfaat dari angka 3 menit ini. Menurunkan bounce rate pun jelas tidak mungkin dengan hanya stay 3 menit.

    Saya rasa pembaca yang blogwalking lebih baik berkomentar sealami mungkin. Komentarnya tidak dibikin-bikin.

    Dan komentar yang tidak dibikin-bikin, pasti panjangnya lebih dari 10 kata. Karena kita kalau ngobrol alami dengan orang, nggak ngomong 5-10 kata thok. :))

    Oh ya, kalau ada yang komen di blog saya hanya sampai 5 kata, biasanya langsung saya hapus komennya. Macam robot saja, komen cuma dikit-dikit. :))

    BalasHapus
  41. setiap blogwalking saya usahakan via laptop dan langsung membuka minimal 5 link kemudian dibaca dengan seksama

    sehingga pastinya lebih dari 3 menit per link, bahkan bisa berjam-jam jika sambil ngurus air seperti malam ini ^^

    BalasHapus
  42. aku sendiri merasakan banyak manfaat dengan adanya BW ini, bahkan saat membuka link artikel saat BW, tak hanya isi artikelnya saja yang aku baca, namun juga komentar-komentar yang ada juga aku baca.
    Karena saat kita membaca suatu artikel, kita akan memiliki fokus dan kesimpulan yang berbeda-beda.

    BalasHapus
  43. ikut bw dan gabung ke komunitas emang masyaallah manfaatnya banyak bgt mbak, tapi bener kata mbak, ada adab2 yang baiknya dilakukan

    BalasHapus
  44. Aku termasuk penggemar kegiatan blogwalking bisa nambah teman juga tahu dan belajar karakter menulis dari adanya blogwalking. Oh buka ga cukup 2 menit ya blognya

    BalasHapus
  45. Postingan ini mengingatkan aku pertama kali dengar istilah BW itu saat kuliah tapi karena ga gabung komunitas blogger jadi ga pernah BW. Baru pas lulus deh gabung komunitas dan ikut BW. Seasyik itu ternyata, dapat insight, inspirasi bahkan motivasi.

    BalasHapus
  46. Beberapa bulan yang lalu aku sempat jarang blogwalking huhu, jadi lupa sebenarnya blogwalking itu seru karena menambah wawasan banget karena topiknya beragam 😁

    BalasHapus
  47. Nah, ngasih komentar pendek nih yang serasa "sekadarnya banget" kadang bikin mood untuk blogwalking jadi turun karena merasa sudah sepenuh hati, tapi ada yang membeli komentar di posting-an kita begitu.

    Terima kasih sudah berbagi tentang adab-adab blogwalking ini ya Kak. Senang bisa menemukan posting-an serupa ini. Bisa jadi bahan pelajaran bersama.

    BalasHapus
  48. Aku ada ikut grup BW tapi belum pernah ikutan drop link mbak, karena blog belum TLD jadi ngga pede. Hehehe.

    Dari komunitas yang mbak Hamim sebut di atas ada beberapa yang aku udah join. Makasih infonya untuk grup komunitas blog lain.

    BalasHapus
  49. Suka kesel ya kalau ada yang blog walking terus pakai link hidup ya hehe

    BalasHapus

Posting Komentar