Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

7 Tips Betah Berhijab Sejak Dini

Gambar
" Duh, anakku susah banget mbak kalau dipakain jilbab." "Ihh, kok betah sih pakai jilbab. Anakku dipakai baru semenit eh dilepas lagi." "Anakku pakai jilbab pas sekolah aja, pas main dan di rumah ya nggak. Gakpapa, masih kecil--SD kelas 6--"

Let's Read: Kenalkan Bahasa Ibu dengan Membaca Nyaring

Gambar
Hidup sebagai keluarga perantau bagiku cukup berat. Karena harus berpindah tempat tinggal dari lingkungan satu ke lingkungan yang lain. Tentu tak mudah bagi seorang anak yang sedang tumbuh berkembangnya. Namun itulah yang aku alami. Masa kecilku.  Terlahir sebagai keturunan suku Madura dan tumbuh di tanah Jawa tepatnya Jawa Timur. Seharusnya aku memiliki kekayaan bahasa karena keluargaku melakukan percakapan menggunakan Bahasa Madura sedang tetangga dan teman-temanku biasa memakai bahasa Jawa ketika berinteraksi. Di sekolah? Bahasa persatuan donk! Bahasa Indonesia. Belum lagi bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran yang harus kupelajari.  Yup! Pernah dengar celetukan,  "Hebat ya kamu bisa empat bahasa sekaligus!"  "Wuih, ini nih Hamim menguasai tiga bahasa asing," pecahlah tawa mereka guyonan khas remaja tanggung dengan bahasa Jawa "ngoko".  Bagaimana dengan aku? 

Tummy Time, Penting Gak Sih?

Gambar
" Duh anaknya kok sudah ditengkurepin sih. Kan masih umur berapa hari?"  "Anaknya dibedong biar kakinya lurus!"  "Hati-hati masih bayi tulangnya nanti patah, jangan ditengkurepin". "Gak bisa napas lho anaknya tidur begitu!"  (Melihat posisi bayi tidur tengkurap dengan kepala dimiringkan) Atau ungkapan serupa. Sering ya?  Its oke! Gak semua salah tapi tetap harus di saring. Dikesempatan ini mari kita kupas sedikit tentang tengkurap di usia dini bagi bayi. ● Usia berapa sih bayi bisa tengkurap? ● Kapan bayi tengkurap? ●Tengkurap dengan bantuan atau nunggu tengkurap mandiri?